“Kami juga menyebut sekiranya ini harus ada tambahan anggaran seperti itu, yang mau tidak mau Ini akan berdampak ke semuanya,” ungkapnya.
Tahapan-tahapan ini tentunya kalau proses pilkadesnya bisa di laksanakan di tahun 2020. Untuk pelantikan nyebrang di tahun 2021, kita estimasikan sekitar 9 Februari 2021.
Meski proses pilkadesnya mundur-mundur, penyelenggaran pemerintahan tetap berjalan.
“Karena yang kita utamakan bagaimana keselamatan warga masyarakat dan aspek layanan kepada seluruh masyarakat tetap berjalan,” katanya.
Baca Juga:Pemulihan Ekonomi Fokus APBD Perubahan1.300 UMKM di Kabupaten Sumedang BelumTersentuh Bantuan
Ida berharap, nanti surat resmi dari DPMD kita akan tindaklanjuti dengan surat edaran dan untuk disosialisasikan.
Ida juga menegaskan tidak adalagi kampanye, tidak adalagi pemasangan gambar dan lain sebagainya. “Ketika tahapan itu sudah selesai ya selesai,” tandasnya. (mil)
