Kurang  Sepakat Kompetisi Tanpa Degradasi

Kurang  Sepakat Kompetisi Tanpa Degradasi
Kapten tim Persib, Supardi Nasir
0 Komentar

BANDUNG-Kapten tim Persib, Supardi Nasir kurang sepakat jika Liga 1 2020 digelar tanpa adanya degradasi. Menurutnya, aturan baru itu membuat persaingan klub berkurang.

“Sebenarnya kurang pas saja persaingan tanpa degradasi. Seperti tidak adil, daya pemikatnya kurang,” kata Supardi, Jumat (7/8) dilansir dari republikbobotoh.com.

Menurut eks pemain Sriwijaya FC itu, dengan ditiadakannya sistem degradasi dipastikan mayoritas tim akan bermain aman. Persaingan hanya akan ada pada tim-tim yang berambisi merebut gelar juara.

Baca Juga:Terapkan Protokol Kesehatan, Pemkot Tetap Akan Selenggarakan Upacara HUT RI21 Warga Bandung Masuk dalam Kasus Covid-19 Gesat

“Ketika kita tahu keadaan ini, Semua tim akan bermain aman. Paling tim-tim papan atas mungkin, kalau sudah berapa pertandingan sudah fokus ke juara.

“Tapi kalau tim yang agak susah naik, mereka mungkin pikir ya sudah lah, main aman saja kita. Karena meski di bawah, tidak ada yang gerogotin. Tidak ada bedanya. Yang beda mungkin posisi 18 dan 1 sama 2 saja. Yang tengah, tidak ada bedanya. Kalau ada degradasi, semua bersaing, tengahnya deg-degan,” tuturnya.

Supardi berharap PSSI bisa merevisi aturan kompetisi tanpa degradasi itu, karena jika pertimbangannya menyangkut masalah force majeure atau pandemi Covid-19 sangat tidak relevan.

“Mestinya ada degradasi. Tapi ini kebijakan dari pusat dan ini menyangkut masalah force majeure atau corona ini, tidak tahu pertimbangannya. Tapi kalau jawaban pribadi, harusnya ada degradasi, namanya juga kompetisi,” tuntasnya. (bbs/tur)

Kapten tim Persib, Supardi Nasir

0 Komentar