oleh

Pemkot Cimahi Godog Aturan Pelarangan Penggunaan Plastik dan Sedotan

CIMAHI – Setelah terbit Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah, Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi mulai membahas draf Rancangan Peraturan Walikota (Raperwal) tentang pelarangan penggunaan plastik di Kota Cimahi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Mochamad Ronny mengatakan, berdasarkan rekomendasi sementara, ada enam kantung plastik yang rencananya akan dilarang. Yakni kantong plastik, kemasan plastik, plastik mika, busa polistirena, sedotan dan alat makan.

Baca Juga:  Selamat! Rimar Callista jadi Juara Indonesian Idol Special Season

“Sedang digodog draf Raperwal. Ada 6 rancangan yang meliputi kantong plastik, kemasan plastik, plastik mika, busa polistirena, sedotan dan alat makan (berbahan plastik) yang akan dilarang,”terang Ronny, Minggu (26/7).

Dikatakan Ronny, pembahasan Raperwal hingga selesai membutuhkan proses dan waktu yang cukup panjang. Sebab, ia ingin aturan tersebut nantinya bias diterima semua elemen dan tidak menimbulkan polemik.

“Jangan sampai ini dilarang justru jadi hambatan, jadi polemik di masyarakat. Jadi harus matang dulu,” ujar Ronny.

Baca Juga:  2 Hari Beruntun, Ledakan Maut Petasan Jumbo Sudah Tewaskan 7 Orang

Dalam menggarap Raperwal ini, kata dia, pihaknya dipastikan melibatkan berbagai stakeholder terkait. Dari mulai unsur pemerintahan, masyarakat hingga para pelaku usaha. Rencananya, pekan depan akan diadakan Forum Group Discussion (FGD) dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga