Oleh karena itu ia menekankan platform digital sangat penting untuk bisnis saat ini, dan Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mendorong transformasi digital bagi UMKM di seluruh nusantara.
Deputi I Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Dr. Iskandar Simorangkir, S.E., MA, mengatakan pihaknya ingin UMKM di Indonesia meningkatkan keterampilan digital dan literasi finansial mereka sehingga tidak hanya untuk mendukung pertumbuhan pesat bagi usaha mereka, tetapi juga untuk mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia:
“Kami tahu bahwa untuk dapat menjangkau ratusan ribu UMKM di Indonesia, kami harus terbuka untuk berkolaborasi. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi program pelatihan yang telah diinisiasi oleh WhatsApp dan UKM Indonesia ini,” jelas Dr. Iskandar.
Baca Juga:Terapkan Aturan Dasar Praktik Aman Berinternet untuk AnakKompetisi Internal PBSI, Tunggal Putri Menanti Ledakan Pemain
Program pelatihan ini dapat diakses melalui http://belajarukmindonesia.id/, dan akan dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu enam bulan.
Setiap tahap terdiri dari tiga sesi, dan setiap sesi berdurasi dua jam. Pelatihan ini gratis bagi pemilik UMKM di Indonesia. Dalam program ini, peserta akan belajar mengenai berbagai topik mulai dari strategi promosi, mengatur keuangan, dan tentu saja, memaksimalkan kegiatan pemasaran mereka dengan memanfaatkan WhatsApp Business.
Untuk mempromosikan UMKM yang berpartisipasi dalam pelatihan ini, UKM Indonesia membuat akun WhatsApp Business untuk menampilkan berbagai macam usaha di fitur katalognya, yang kemudian dapat disebarluaskan.
Katalog tersebut tidak hanya menampilkan nama atau industri usaha-usaha tersebut, tetapi juga akan terhubung dengan akun atau kanal usaha milik para UMKM.
Dengan demikian, memudahkan pelanggan yang menghubungi mereka secara langsung. Jaringan komunitas mitra dan anggota UKM Indonesia yang tersebar di pelosok Indonesia akan membantu mempromosikan para UMKM yang ada dalam katalog ini.(Ant/JE)
