Antisipasi Lonjakan Sampah, DLH Tambah Tenaga Kebersihan

Antisipasi Lonjakan Sampah, DLH Tambah Tenaga Kebersihan
0 Komentar

CIMAHI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi menyiapkan 50 petugas kebersihan tambahan untuk mengantisipasi peningkatan volume sampah saat Idul Fitri 1441 Hijriyah. Mereka merupakan petugas yang direkrut khusus lebaran nanti.

“Ada tambahan petugas sekitar 50 orang,” kata Kepala DLH Kota Cimahi, Mochammad Ronny saat ditemui usai pemberian bingkisan dan uang ‘kadeudeuh’ kepada jajaran petugas kebersihan di kantor UPT Kebersihan DLH Kota Cimahi Jalan Encep Kartawiria Kota Cimahi, Selasa (19/5).

Sebanyak 50 petugas tambahan itu akan bahu membahu dengan 174 orang petugas kebersihan tetap yang dimiliki DLH Kota Cimahi. Ditegaskan Ronny, para petugas tidak mendapat jatah libur lebaran.

Baca Juga:Pedagang Pasar dan Pemudik Masih Tunggu Hasil Tes SwabMaraknya #Indonesia Terserah Dinilai Sikap Pemerintah Plin-Plan Soal PSBB

Sebab, pekerjaan mereka tak bisa dihentikan sebagai bagian dari pelayanan masyarakat, khususnya dalam pengangkutan sampah yang dihasilkan sampah pasar maupun rumah tangga.

“Semuanya tetap bekerja sesuai pengaturan jadwal. Tapi kita kasih kesempatan saat hari Idul Fitri untuk sejenak melakukan salat ied di pagi hari,” ucapnya.

Sejauh ini, lanjut Ronny, belum ada peningkatan volume sampah ditengah bulan suci Ramadan dan pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). “Saat ini volume sampah tidak ada perubahan timbulan, per hari masih tetap kisaran 50- 55 ritasi. Sepertinya untuk momen lebaran tidak ada perubahan,” ucapnya.

Sekedar gambaran, timbulan sampah tahun 2019 mencapai 270,399 ton per hari (100 persen). Komposisi meliputi sampah organik 50,6 persen, kertas 8,6 persen, plastik 15,6 persen, logam 3,1 persen, kain 5,3 persen, gelas kaca 3,0 persen, B3RT 1,4 persen dan sampah lainnya 12,5 persen.

Dikatakan Ronny, dari total timbulan sampah itu, yang bisa tertangani hanya 259,757 ton (96,06 persen) per hari, dan yang tidak tertangani 10,642 ton (3,94 persen) dalam sehari.

“Yang tertangani itu ada yang tereduksi dari sumber (pengurangan) sebesar 37,077 ton ata 3,71 persen sehari. Kemudian yang diangkut ke TPA sebanyak 222,68 ton per hari atau 82,35 persen,” terangnya.

Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna menambahkan, mereka tetap bertugas selama Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, dengan menaati aturan protokol kesehatan.

Baca Juga:Tidak Ada Kunjungan Ketika Hari Raya, Warga Binaan Lapas Jelekong Disediakan Fasilitas Video CallPertamina Peduli Dorong Budaya PHBS di Kota Sukabumi

“Dari segi waktu, mereka tetap terus bekerja meski lebaran. Selain itu, mereka memang salah satu penunjang kebersihan di Kota Cimahi.

0 Komentar