oleh

Pengendara Disanksi Putar Balik, Karena Langgar Aturan PSBB

NGAMPRAH– Pengendara motor dan mobil masih melakukan pelanggaran aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kabupaten Bandung Barat (KBB) sehingga diberi sanksi putar arah.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan KBB dari 6 hingga 14 Mei 2020 tercatat ada 192 pengendara mobil dan 1008 pengendara motor yang diberi sanksi putar arah. Angka tersebut hasil rekapitulasi dari tiga check point yakni Padalarang, Lembang, dan Cipatat.

Baca Juga:  Nasib Industri Buku di Ujung Tanduk, JJ Rizal Sarankan Pemerintah Bentuk Dewan Perbukuan Nasional

Untuk di check point Padalarang ada 160 motor dan 18 mobil, lalu di wilayah Lembang 470 motor dan 109 mobil, kemudian untuk di Cipatat terdapat 108 motor 65 mobil yang sudah diberi sanksi putar arah oleh petugas Dishub dan aparat kepolisian.

“Pengendara yang diputar balikan yang masuk dari perbatasan seperti di Cipatat perbatasan Cianjur dan di Lembang perbatasan Subang,” ujar Kepala Dinas Perhubungan KBB, Ade Komarudin, Minggu (17/5).

Baca Juga:  Legislatif Sarankan Pemkot Bangun Sistem Ducting untuk Atasi Masalah Kabel

Ia mengatakan, untuk pengendara yang diputarbalikkan di daerah perbatasan itu karena mereka tidak memiliki alasan yang jelas saat diperiksa petugas di check point, bahkan ada yang terindikasi akan mudik.

“Ada pengendara hanya main saja, dan ada juga pengendara yang akan mudik, padahal KTP-nya dari luar daerah. Makanya kami putar balikan,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga