Fahkri Husaini: Mantan Pemain Timnas, Disebut Layak Duduki Jabatan Sekjen PSSI

Fahkri Husaini: Mantan Pemain Timnas, Disebut Layak Duduki Jabatan Sekjen PSSI
Fahkri Husaini
0 Komentar

JAKARTA – Paska Ratu Tisha resmi mengundurkan diri dari jabatan Sekjen Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), beberapa nama bermunculan masuk bursa kandidat Sekjen PSSI.

Diantaranya Syauqi Soeratno dan Tommy Welly. Saat dihubungi Syauqi memaparkan, dirinya merasa sudah sibuk dengan jabatannya saat ini sebagai Ketua Asprov PSSI Yogyakarta. ”Saya sekarang fokus untuk sepak bola Jogja, kalau soal Sekjen PSSI saya tidak berkomentar. Kalau sekarang fokus saya untuk mencegah penyebaran virus korona. Ini saja sudah menguras tenaga dan waktu,” jelasnya dilansir dari jpnn.com, Kamis (16/4).

Sementara Tommy Welly mengaku terkejut namanya muncul dalam bursa calon Sekjen PSSI. Pasalnya, selama ini dia dikenal sosok yang kritis terhadap kinerja PSSI. ”Selama ini, saya dianggap sering mengkritisi PSSI. Namun, saya tak benci PSSI, karena saya pernah juga melayani PSSI,” tuturnya.

Baca Juga:ePaper Jabar Ekspres Edisi 18 April 2020Baru Nikah Dua Bulan Sudah Dapat Anak

Pria yang karib disapa Towel itu, menjelaskan, mengkritik PSSI karena tak suka dengan kebijakan sepak bola yang di luar koridor aturan sepak bola saat ini. Ditambah lagi, kalau ada oknum-oknum sepak bola yang bermain di luar koridor sepak bola. ”Ya, dengan positioning saya seperti itu selama ini, ini surprise tiba-tiba nama saya muncul,” katanya.

Sementara itu, mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 Fakhri Husaini menyebut ada tiga nama mantan pemain sepak bola yang layak untuk meduduki jabatan Sekjen yang ditinggal Ratu Tisha. ”Ada beberapa nama (mantan) pemain yang bisa meramaikan bursa Sekjen, seperti Aji Ridwan Mas, Ferryl Raymond Hattu, Yeyen Tumena,” kata Fakhri.

Fahkri menjelaskan, memilih pemimpin kesekretariatan jenderal PSSI dari kalangan mantan pemain, dinilai cukup fair untuk dilakukan. Saat disinggung apakah Fakhri mau kalau seandainya ada yang mengusulkan namanya, eks Pelatih Timnas U-19 tersebut mengaku tak siap dan merasa masih ada yang lebih baik darinya.

”Saya bukan orang yang tepat untuk jabatan itu. Menurut saya ada nama-nama yang layak lainnya,” akunya.

Fakhri menyebut beberapa nama tersebut secara manajerial dan organisasi sangat mengerti soal PSSI ataupun tugas Kesekjenan. Menilik nama-nama tersebut, selama ini memang cukup dikenal dan memiliki sejarah di persepakbolaan Indonesia.

0 Komentar