BANDUNG – Memiliki siswa yang berkarakter dan berprestasi merupakan visi dari SMPN 2 Bandung. Tak tanggung-tanggung, siswa yang memiliki prestasi di sekolah yang satu ini tidak hanya bertaraf nasional, namun juga internasional.
Kepala Sekolah SMPN 2 Bandung Erni Kustiani mengatakan, karakter tetap menjadi aspek yang tidak bisa dikesampingkan.
“Kami memiliki visi berkarakter, berprestasi nasional dan internasional. Karakter merupakan hal yang utama. Ketika siswa kami sudah memiliki karakter yang baik, Insyaallah dari prestasi akademik maupun non akademik, prilaku atau sikap siswa akan signifikan.” ujar Erni, kepada Jabar Ekspres, Jumat (13/3).
Baca Juga:Polisi Rilis Hasil Pemeriksaan Lanjutan Ririn EkawatiSMPN 2 Terapkan Sistem Belajar Daring
Berikutnya Erni mengungkapkan bahwa sekolah juga bersinergi bersama orang tua untuk menerapkan pendidikan karakter. Sehingga tak hanya menerapkan di sekolah, anak juga sudah sepatutnya menerapkan pendidikan karakter di rumah.
“Sekolah insyaallah selalu berkomitmen, artinya pokoknya karakter sedikitpun selalu diterapkan kepada anak-anak. Karena memang mereka butuh juga teladan, sehingga pembelajaran karakter harus dilakukan berkali-kali secara kontinyu,” ungkapnya.
Salah satu ekstrakurikuler yang sempat bertanding sampai ke kancah internasional ialah Pencak Silat. Erni mengatakan seni bela diri ini sempat bertanding sampai ke Bangkok,Thailand.
“Jadi di sekolah ini itu sebenarnya kami tinggal mengembangkan dan merekapitulasi, mengelola anak-anak yang memang bisa berprestasi. Dari seni ada yang sampai juara se-Asia Pasifik.” tandasnya
Banyak pembiasaan yang dilakukan oleh SMPN 2 Bandung untuk menerapkan pendidikan karakter kepada anak. Salah satunya ketika pelaksanaan upacara bendera setiap hari Senin. Siswa dilibatkan dalam proses upacara, termasuk menjadi petugas upacara dengan berbagai elemen di dalamnya. Mulai dari pengibar bendera, pembaca doa, sampai pembina upacara.
“Kan saya suruh boleh menggunakan bahasa Inggris, bahasa Sunda, atau bahasa apapun. Jadi mereka menampilkan yang mereka bisa ketika menjadi pembina upacara. Setiap kelas akan mendapat giliran untuk menjadi petugas upacara,” ujarnya.
Selain kegiatan upacara bendera, SMPN 2 Bandung juga melakukan kegiatan rutin yakni solat dhuha setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis. Kegiatan itu juga diisi dengan ngaji Alquran bersama dan mendengarkan tausiah yang dilakukan oleh siswa. (mg7/tur)
