Dansektor 9 Marah Besar PT Combhiphar Masih Buang Limbah
Tanpa Diolah
PADALARANG –Satuan Tugas (Satgas) Komandan Sektor
(Dansektor) 9 Citarum Harum Kolonel Infantri Amir Mahmud marah besar kepada PT
Combiphar. Sebab, perusahaan farmasi tersebut masih melakukan pembuangan limbah
tanpa dilakukan pengolahan.
Hal ini diketahui setelah dia melakukan inspeksi mendadak
(Sidak) rutin untuk mengecek pembuangan limbah industri-industri dikawasan
Padalarang.
Pabrik yang berlokasi di Jalan Raya Padalarang Desa
Kertajaya Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat itu dilakukan pengecekan
satu persatu.
Baca Juga:Keren Nih! BPPSDMP Kirim Petani Muda Magang ke JepangDLH Cimahi Ingin 50 RW Lakukan Program Zero Waste City
Pada awalnya, Dansektor 9 tidak menemukan aliran pembuangan
limbah yang berbahaya. Akan tetapi, setelah melihat langsung saluran pembuangan
air boiler, ternyata di langsung dibuang ke sungai.
Melihat kondisi ini, Kolonel inf Amir Mahmud sontak kaget
dan langsung menanyakan dengan nada tinggi kepada petugas Ipal PT. Combhipar
yang bernama Arif.
’’Ini air dari mana? Ini air buangan dari boiler dan condensate,’’
jawab Arif.
Pembicaraan seputar pembuangan air tersebut sempat menjadi
perdebatan keduannya.
Dan setelah dicek kondisi airnya panas suhunya mencapai 50
derajat Celsius dan diduga limbah yang dikeluarkan sangat berbahaya.
Tidak menunggulama, Dansektor 9 langsung memerintahkan anak
buahnya untuk menutup lubang pembuangan dengan semen.
Menanggapi hal itu, Dansektor 9 terlihat kesal, Sebab, hampir
tiga tahun berjalan program Citarum harum yang di gagas Presiden Jokowi masih banyak
industry yang tidak mau patuh untuk tidak mencemari Sungai Citarum.
’’Jadi jangan coba-coba ada Industri main-main dengan Satgas
Citarum harum sektor 9 saya akan perangi pencemaran lingkungan,’’tukas
Dansektor 9. (yan)
