oleh

Lima Desa Belum Terjangkau Sinyal Seluler

NGAMPRAH– Ratusan ribu orang di wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak bisa mengakses jaringan seluler atau blank spot mulai dari layanan internet hingga jaringan untuk telpon. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatikan (Diskominfo) KBB, Ludi Awaludin di Ngamprah, Senin (3/2/2020).

“Ada lima desa di selatan dengan jumlah warga mencapai ratusan ribu orang yang kondisinya saat ini blank spot. Karena tidak adanya tower seluler (Base Transceiver Station atau BTS). Warga sangat kesulitan untuk mendapatkan jaringan akses internet, bahkan untuk menelpon dan SMS juga sulit,” kata Ludi.

Ludi menjelaskan, pihaknya saat ini tengah mengajukan permohonan pembangunan BTS ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk wilayah blank spot. “Kita sedang meminta bantuan ke pusat (Kemkominfo) agar dibangunkan lima BTS di kawasan blank spot difokuskan di selatan. Harapannnya bisa disetujui sehingga warga sekitar bisa memanfaatkan layanan jaringan seluler,” katanya.

Menurut Ludi, jika BTS bisa terwujud di kawasan blank spot, maka akan memudahkan layanan informasi kepada masyarakat atau aksesbilitas telekomunikasi, menunjang kemajuan pariwisata dan peningkatan ekonomi warga. “Contoh saja, di kawasan wisata Curug Malela sangat sulit mendapatkan akses sinyal. Padahal di sana potensinya cukup besar, itu yang sedang kami perjuangkan agar di lokasi wisata bisa dioptimalkan untuk jaringan selulernya,” ungkapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.