BANDUNG– Untuk menata kawasan kota lebih indah dan bersih, Pemerintah Kota (Pemkot) terus berupaya untuk menggenjot keberadaan pedagang kaki lima (PKL). Salah satu titik yang akan dibenahi yakni di kawasan Cikapundung Barat dengan memasang tenda.
“Awal tahun ini dimulai pemasangan tenda untuk menata PKL di Cikapundung. Memang jadwalnya diundur dari semula 1 Januari menjadi tanggal 4 Januari sesuai dengan permintaan mereka (PKL),” kata Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Balai Kota Bandung, Kamis (2/1).
Menurut Yana, alasan diundurnya pemasangan tenda tersebut lantaran para pedagang meminta waktu libur pasca jualan jelang akhir tahun kemarin.
Baca Juga:DPRD Sukses Mengesahkan Tiga RaperdaWaspadai Cuaca Ekstrem Pekan Depan
“Mereka mau istirahat libur dulu, saya minta sampai tanggal 3 atau 4, kita pasang sudah sesuai kesepakatan,” paparnya.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kota Bandung, Atet Dedi Handiman menambahkan, penataan PKL Cikapundung Barat harus berjalan sesuai dengan jadwal.
“Jadi kemarin mau dimulai sebelum tahun baru tapi pedagang minta bahwa di akhir tahun itu jualannya lagi bagus-bagusnya, makanya kita kasih toleransi,” paparnya.
Atet mengungkapkan, pada tanggal 1 Januari kemarin, pihaknya membersihkan beberapa bahu jualan seperti yang di pinggir sungai dibantu jajaran Diskar PB untuk dilakukan penyemprotan.
“Insya Allah hari ini (kemarin) mulai di pasang tenda, untuk tahap satu semuanya yang di pinggir sungai dulu,” jelasnya.
Ke depan, kata dia, PKL yang di depan Kantor PLN, hanya diperbolehkan pada malam hari dan tidak diperbolehkan pada siang hari.
Di lokasi tersebut, sebut dia, jumlah PKL mencapai 104 pedagang termasuk kuliner dan stempel. Dia menargetkan akan rampung sebelum 15 Januari 2020.
Baca Juga:Genangan Bandung Selatan Cepat SurutCegah Bencana, Tanam 2.800 Pohon
“Kita akan percepat terus agar penataan ini berjalan sesuai dengan jadwal. Termasuk kami juga akan tata area parkir untuk kenyamanan bersama,” pungkasnya. (mg2/drx)
