oleh

Satpol PP Beri Waktu Sepekan PKL Bongkar Lapak

CIMAHI – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Cimahi meminta para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar sekitar Jalan Ria untuk segera membongkar lapaknya.

Permintaan tersebut dilayangkan melalui surat yang diterbitkan Rabu (11/12) dengan perihal Surat Peringatan satu (SP1) dengan tenggang waktu pembongkaran selama sepekan atau 7x 24 jam setelah SP1 diterima para PKL. Dan jika permintaan itu tidak diindahkan, maka Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, serta aparat gabungan dari TNI dan Polri akan melakukan penertiban. Pasalnya, keberadaan mereka melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 5 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Totong Solehudin, membenarkan pihaknya sudah memberikan surat peringatan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) awal penertiban PKL. Mereka memiliki waktu hingga 20 Desember untuk pindah dari area yang memang terlarang untuk PKL tersebut.

”Itu bagian dari upaya penataan, jadi kami tidak langsung melakukan penertiban tapi bertahap mulai dari pemberitahuan dengan surat. Artinya tidak ada pendzoliman untuk PKL,” tegasnya saat ditemui di Plaza Rakyat Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah, Jumat (13/12).

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga