NGAMPRAH– Para guru dan siswa membersihkan sisa kebakaran yang terjadi di sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Roudotutta’lim di Batujajar, Senin (9/12). Akibat kebakaran tersebut, terpaksa para siswa harus menunda kegiatan Tes Hasil Belajar (THB).
Pengurus Yayasan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Roudotutta’lim Batujajar, Budiman menyatakan, total ada empat bangunan yang hangus terbakar dalam bencana tersebut. Akibat dampak yang ditimbulkan cukup besar maka pihak sekolah memutuskan guru beserta murid bergotong royong untuk membersihkan sisa-sisa bekas kebakaran.
“Efek dari kebakaran ini cukup besar, selain menghanguskan empat bangunan banyak dokumen, alquran, buku, dan rapor yang ikut terbakar. Khususnya yang di simpan di dalam lemari kelas 5 dan 6,” terangnya, Senin (9/12).
Baca Juga:Warga Keluhkan Reposisi Peta TanahDalam Semalam Tiga ATM Dibobol Maling
Akibat kejadian itu pihak sekolah memutuskan untuk memundurkan pelaksanaan THB yang semestinya digelar mulai Senin ini. Ini dikarenakan kalaupun dipaksakan tetap digelar, maka suasananya sangat tidak mendukung. Selain keterbatasan ruang kelas, masih banyaknya material sisa bekas kebakaran membuat kondisi sekolah menjadi kurang nyaman.
Sementara untuk mengganti semua barang-barang yang terbakar termasuk, alquran, rapor, dan berkas-berkas penting lainnya, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kementerian Agama untuk mencari jalan keluar.
“Untuk inventaris barang-barang dan bangunan yang terbakar kami akan sampaikan ke Kemenag (Kementerian Agama) karena sekolah ini kan di bawah Kemenag, jadi belum bisa menjawab,” tandasnya. (drx)
