oleh

Kompensasi Kereta Cepat Capai Rp 1 Triliun, Pemkab Percepat Penyusunan PKS

NGAMPRAH– Pemkab Bandung Barat saat ini tengah menyiapkan draf perjanjian kerja sama (PKS) dengan tiga BUMN yakni PTPN VIII, PT Wijaya Karya/Wika (Persero) Tbk dan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sebagai tindaklanjut dari memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman yang sebelumnya sudah disepakati untuk percepatan pembangunan ‘Kawasan Walini Raya’ di Kecamatan Cikalongwetan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) KBB, Anugrah¬†mengatakan, draf untuk PKS tengah disusun antara Pemkab dengan ketiga BUMN tersebut. “Sesuai arahan pak bupati agar penyusunan draf PKS ini dipercepat, bahkan bulan ini harus sudah selesai. Sekarang kami tinggal menunggu pihak BUMN, karena mereka harus melapor dulu ke pimpinan (pemilik saham),” kata Anugrah di Ngamprah, Rabu (23/10/2019).

Baca Juga:  Pemerintah Pastikan Tak Ada WNA Masuki Indonesia

Anugrah menjelaskan, isi dalam draf PKS tersebut akan memuat sejumlah poin yang akan dikerjasamakan antara Pemkab dengan BUMN. Mulai dari rencana pembangunan sarana olahraga berupa stadion berkapasitas 40 ribu penonton, pembangunan pondok pesantren, masjid hingga pelebaran jalan. “Dalam draf PKS nanti akan disebutkan secara detail poin-poin yang akan dikerjasamakan, mulai dari pembangunan stadion, pelebaran jalan hingga pembangunan masjid dan pesantren,” katanya.

Baca Juga:  Boleh Mudik, Menaker Beri Syarat Untuk TKI
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) KBB, Anugrah (Foto: Hendrik Kaparyadi/ Jabar Ekspres)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga