Dia berpendapat, harga bawang putih sudah turun dan mendekati normal ini harus tetap dijaga dengan memperhatikan kebutuhan stok dan kebutuhan pasar.
“Saya setuju dengan hasil RDP dgn DPR pada poin terakhir agar pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian untuk berlaku adil kepada seluruh importir bawang putih khususnya yang mengurus RIPH agar jangan ada importir yang di anak emaskan,” paparnya,
Terpisah, nggota Komisi IV DPR Andi Akmal Pasludin mengatakan penugasan impor bawang putih kepada Bulog diyakini tidak akan dilakukan sendiri. Melainkan akan dilelang atau ditenderkan kembali kepada importir-importir swasta.
Baca Juga:Ajay Lepas 15 Bus Mudik GratisEF Berbagi Kebahagiaan Bersama Panti Asuhan dan Panti Jompo
“Lucunya lagi, impor itu tentu bukan Bulog, pasti dilempar lagi. Tetap jadi kayak calo aja jadinya,” katanya.
Ia mengamini, saat ini, harga bawang putih di pasaran sudah mulai turun dan stabil, salah satunya disebabkan karena adanya gelontoran bawang putih dari Kementerian Pertanian sebanyak 130 ribu ton.
“Perlu diverifikasi, benar atau tidak. Kalau benar, kenapa kasih izin. Kan salah satu izin impornya juga dari Kementan. Kan lucu kalau dia punya stok 130 ribu ton, tapi keluarkan izin impor 100 ribu ton. Kebutuhan kita berapa sebenarnya,” lanjutnya.
Diketahui, ada beberapa poin hasil RDP tertanggal 29 Mei 2019 itu. Pertama,. Komisi mengapresiasi Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan Perum BULOG dalam papaya menjaga dan terus mengawal ketersediaan dan stabilitas harga pangan.
Komisi IV DPR Rl juga meminta Pemerintah untuk meningkatkan koordinasi, integrasi, dan sinergitas dalam menjamin ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan pokok, sehingga pangan yang diterima masyarakat tersedia dengan cukup, tepat waktu, berkualitas, terjangkau, aman, dan bergizi untuk dikonsumsi tanpa merugikan petani dan peternak sebagai produsen. Di saat sama, Pemerintah diminta untuk memperpanjang program kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional.
Dan, di Komisi IV DPR RI juga meminta Pemerintah Kementerian Perdagangan untuk menindaklanjuti hasil rapat Koordinasi Terbatas Kementerian Koordinator Bidang
Perekonomian kepada Perum BULOG terkait dengan penugasan importasi bawang putih
