Keterwakilan Perempuan di DPRD Belum Terpenuhi

Keterwakilan Perempuan di DPRD Belum Terpenuhi
GEDUNG WAKIL RAKYAT: Gedung DPRD Bandung Barat yang berlokasi di Padalarang
0 Komentar

NGAMPRAH– Pada Pileg 2019, keterwakilan perem­puan di DPRD Bandung Barat masih belum terpenuhi atau gagal mencapai affirmative action 30 persen.

Dengan tidak terpenuhinya kuota suara perempuan di legislatif, disayangkan Ketua Kaukus Politik Perempuan Indonesia KBB, Eka Mariay­ati. Padahal menurut Eka, idealnya anggota legislatif perempuan bisa mencapai 11 kursi di DPRD.

“Walaupun saat ini kursi perempuan di DPRD KBB menjadi 5 kursi dari yang se­belumnya hanya terdapat 2 kursi. Namun, kondisi terse­but masih jauh dari harapan,” kata Eka, Rabu (8/5).

Ia mengungkapkan, gagalnya suara 30 persen perempuan disebabkan beberapa faktor.

Baca Juga:Wagub Sambangi KBB dalam Safari RamadanPelaksanaan PPDB Harus Bersih

“Yang paling mempengaruhi adalah tentang mindset ma­syarakat. Pemahaman-pema­haman di masyarakat harus di buka tentang perempuan yang mana perempuan juga bisa mewakili suara masyara­kat di legislatif,” ungkapnya.

Adapun Eka mendorong, agar perempuan yang sekarang terpilih menjadi legislator bisa menempati jabatan stra­tegis seperti ketua. Apalagi, saat ini perempuan sudah mampu bersaing dengan laki-laki

“Jika memang perempuan bisa menjadi ketua komisi atau ketua banggar, saya kira itu sangat bagus. Karena, kalau sudah terpilih, mau tidak mau mereka harus bisa juga men­jadi unsur pimpinan. Karena jangan sampai di dewan hanya menjadi sebatas pelengkap saja,” ujar Eka seraya menyebut PKS memiliki kursi paling banyak di DPRD KBB dengan jumlah sebanyak 8 kursi.

Eka menambahkan, selama ini kaukus politik kerap mem­berikan pembekalan terhadap anggotanya. Hal itu dilakukan agar setiap caleg berkualitas dan mampu menguasai tu­poksi.

“Pada saat terpilih, jadi tidak malu-maluin. Saya le­bih menekankan agar me­reka mampu dan jangan sampai dipandang sebelah mata oleh laki-laki. Artinya perempuan juga memiliki prestasi dan keunggulan yang sama,” pungkasnya. (drx)

0 Komentar