PKS Gusur Dominasi PDIP di Kota Bandung

PKS Gusur Dominasi PDIP di Kota Bandung
KAMPANYE KREATIF: Kader dan simpatisan PKS melakuka Flashmop untuk meraih simpati masyarakat.
0 Komentar

 BANDUNG – Komisi Pemili­han Umum (KPU) Kota Bandung menggelar Rapat Pleno Ter­buka Rekapitulasi Hasil Pero­lehan Suara Pemilu Serentak. di Hotel Horison Jalan Pelajar Pejuang 45. Minggu lalu.

Dalam perolehan suara par­tai, PKS muncul sebagai pe­menang Pemilu 2019 di Kota Bandung atas penguasaan suara 295.615.

Sedangkan perolehan kursi masih harus menunggu pe­netapan KPU RI. Namun da­lam hal ini, PKS diprediksi mendapatkan 13 kursi DPRD Kota Bandung.

Baca Juga:Pro Kontra Soal SitungRekapitulasi Belum Beres

Posisi kedua dikuasai oleh PDI-P dengan penguasaan 226.588 suara, diprediksi menda­patkan 8 kursi. PDI-P diperki­rakan mengalami penurunan suara setelah pada pemilu sebelumnya menguasai legis­latif dengan 12 kursi.

Peraihan suara berikutnya dikuasai oleh Partai Gerindra berada di posisi ketiga dengan total suara 204.7178, dipre­diksi berpotensi menguasai 8 kursi. Dibanding Pemilu 2014, kali ini Gerindra menda­patkan tambahan satu kursi.

Ari Setiasakti sebagai saksi TKD 01 dan Wakil Ketua ka­derisasi DPC PDI-P Kota Bandung menyepakati hasil pemilihan Umum dengan beberapa catatan terutama berkenaan dengan proses administrasi dan teknis

“ Supaya menerapkan demo­krasi lebih baik kedepan, kami menyampaikan beberapa cata­tan berkenaan dengan adminis­trasi, terkait dengan Form A5, mengapa Form A5 ini dipukul rata di setiap TPS”. Ungkapnya.

Sebagai konstentan Pemilu tentu kami melihat beberapa kendala teknis pada ketidak cakapan penyelenggara di tingkat KPPS.

“ Adanya ketidak cakapan penyelenggara KPPS, bisa saja bimteknya kurang hanya saja harus dipertajamkan lagi, kemudian dari sisi peng­anggaran. Banyak anggaran lebih difokuskan untuk sere­monial dari pada meningkat­kan kualitas penyelanggara di tingkat KPPS,’’ lanjutnya.

Ari Setiasakti juga meny­ayangkan banyak ganjalan dari para peserta sebab ma­syarakat sebagai pemilih ba­nyak tidak tahu.

Baca Juga:Bawaslu Sampaikan Catatan ke KPUOperasi Keselamatan Lodaya Digelar hingga 16 Mei 2019

Suharti selaku ketua KPU kota Bandung menyayangkan beberapa form C1 yang di­tempel di setiap keluarahan kehilangan.

“ Form C1 sesuai dengan aturan P-KPU Tahun 2019 sudah dipasang setiap kelu­rahan, dan penyelenggara di tingkat PPS sudah selesai melaksanakan kewajiban mereka, tetapi menurut lapo­ran ada sebagian C1 ini di­ambil oleh pelaku yang tidak bertanggungjawa,’’ ungkapnya.

0 Komentar