Sempat Viral Nabila Banjir Dukungan

Sempat Viral Nabila Banjir Dukungan
BANJIR KUNJUNGAN: Nabila,12, yang tinggal di Kampung Cibodas RT 03/RW 07, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar banjir dukungan dari berbagai pihak termasuk pihak kepolisian. Sebelumnya istri Hengki Kurniawan Sonya Fatmala mengunjungi Nabila.
0 Komentar

Hasby berharap, kejadian yang dialami Nabila tidak terjadi dan dialami oleh anak-anak lainnya.

“Tadi (kemarin, red) kami ajak Nabila ke toko sepatu dan membelikan sepatu un­tuk dia. Mudah-mudahan sepatu itu jadi motivasi un­tuk Nabila dan bisa menjadi siswa berprestasi,” harapnya.

Berdasarkan penuturan Nenek Ira, ibu Nabila saat ini berada di Kalimantan dan bapaknya tidak tahu berada di mana. Kedua orang tuanya tidak pernah datang mene­mui mereka.

Baca Juga:BPJS Kesehatan Gelontorkan 11 TBupati : Siapapun Pemimpinnya, Kebersamaan Harus Tetap Terjaga

“Biasanya pulang sekolah Nabila suka cari barang rongsokan keliling kampung atau sekitar rumah selama dua jam. Nanti sore dilanjut­kan lagi. Barang-barang rongsokan yang didapat biasanya sampai dua karung, dan setiap Sabtu saya jual, kadang dapat Rp 25 ribu atau Rp 30 ribu,” ungkap Ira.

Nabila saat ini tercatat se­bagai siswa kelas 6 di SDN 1 Cibodas. Untuk kebutuhan sehari-hari, Nabila harus mencari barang rongsokan untuk dijual. Terkadang, hasil penjualan barang-barang bekas itu untuk biaya berobat kakek Cece yang sakit pada saluran kencing sejak enam bulan terakhir dan nenek Ira yang sakit jantung.

Selama ini, keluarga Na­bila sama sekali belum ter­sentuh bantuan sosial dari pemerintah, baik itu Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indone­sia Sehat (KIS) dan juga Ba­dan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. (drx)

Laman:

1 2
0 Komentar