“Sayangnya sepakbola adalah permainan yang kejam. Pada menit terakhir babak pertama kami terkena penalti. Lalu di babak kedua kami mulai menunjukkan karakter sehingga bisa mencetak gol kedua,’’cetus dia dengan raut wajah memendam kekecewaan.
Dia mengakui, pada laga tersebut para pemain banyak melakukan kesalahan. Bahkan, tiga kesalahan pada petengahan pertandingan dan membuat para pemain sulit keluar dari tekanan.
Kendati begitu, Pelatih berpaspor Bosnia & Herzegovina itu tetap mengapresiasi kerja keras seluruh pemainnya. Bahkan, ke depan seluruh pemain Singo Edan harus bisa belajar dari kesalahan dan mampu bangkit pada laga berikutnya.
Baca Juga:e-Paper Jabar Ekspres Edisi 23 Februari 2019Menikah, Boyong Keluarga ke Jepang
“Kami sudah melakukan yang terbaik. Setelah ini kami akan menjadi lebih baik lagi di pertandingan lain. Kualitas pemain akan jadi lebih baik, pemain utama maupun pemain cadangan akan kami benahi,”tutup dia. (bbs/yan)
