Butuh Dai Muda untuk Dakwah

Butuh Dai Muda untuk Dakwah
ADAKAN PERTEMUAN; Wali Kota Bandung melakukan ramah tamah dengan alim ulama se Kota Bandung.
0 Komentar

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal menggencarkan sosia­lisasikan program Bandung Agamis. Oleh karenanya, Kota Bandung membutuhkan dai-dai muda yang bisa dite­rima oleh generasi milenial.

”Hari ini, dunia butuh sosok dai-dai muda yang memiliki jiwa semangat dalam meny­ebarkan kebaikan,” kata Wali Kota Bandung, Oded M Danial saat Halaqoh Alim Ulama dan Pimpinan Pondok Pesantren Tahun 2018 di Ho­tel Marbella, Jalan Sentral Dago Pakar, Kota Bandung, Sabtu (22/12/2018).

”Saat berdakwah, agar di­terima oleh umat, maka se­bagai harus menguasai fikih dakwah dan tidak semba­rangan. Karena, jika tidak didasarkan dengan itu akan mengalami banyak rintangan. Sekarang banyak bermun­culan dai muda, mari kita bimbing bersama-sama,” lanjutnya.

Baca Juga:Konsumsi Air Naik 15 Persen Sepanjang Libur Natal dan Tahun Baru1.212 Jalani Pengobatan Bekam

Di hadapan puluhan pim­pinan Pesantren Se-Kota Bandung, Mang Oded me­nyambut baik segala bentuk ajakan dalam berdakwah. Khusus bagi dai muda seba­gai penerus masa depan ha­rus terus dibimbing.

”Melihat kondisi saat ini, kita sulit menghindari peru­bahan arus zaman yang sangat cepat. Kita sebagai muslim harus terus mengiku­tinya supaya hal-hal kebaikan dapat diterapkan. Terpenting, tidak keluar dari kaidah,” tutur Oded.

”seluruh Ulama di Kota Bandung dapat bersatu padu dalam membentuk karakter umat gigih dan taat dalam beribadah,” imbuhnya. (yan)

0 Komentar