Orangtua Harus Ikut Mendorong Keinginan Belajar

Orangtua Harus Ikut Mendorong Keinginan Belajar
0 Komentar

Disinggung kawasan mana yang hingga saat ini masih menjadi target, Kadisdik me­negaskan, Kabupaten Cianjur, Sukabumi, Bogor hingga Garut menjadi target penyisiran. Se­bab, infrastruktur kelas di wi­layah tersebut belum memadai.

”Cianjur dan Sukabumi, bisa mencapai ribuan siswa. Sebab, akses di selatan cukup sulit. Dan kami optimistis, siswa yang sekolah bisa ter­jaring,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Pendi­dikan Layanan Khusus (PK-PLK) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat DR Dadang Rachman Munandar, M.Pd mengaku, data peserta didik belum begitu menggembirakan. Sebab, angka peserta dari setiap daerah belum tersaring dengan baik.

Baca Juga:Hal Sederhana yang Dapat Dilakukan Guru dalam Membangun Karakter SiswaPerbaiki Komunikasi Pemain

Pada dasarnya, kata Dadang, Sekolah Jabar Juara adalah inovasi layanan pendidikan menengah di Jawa Barat. Se­kolah Jabar Juara memberikan peluang luas kepada seluruh masyarakat dalam mengakses layanan pendidikan. Tanpa terhalang faktor ekonomi, geo­grafis, sosial, budaya atau fak­tor lain. Melalui layanan pen­didikan ramah, murah, mudah, bermutu, dan berdaya saing. Relevan dengan kebutuhan dan perkembangan masyarakat.

”Sekolah Jabar Juara dapat diwujudkan melalui kolabo­rasi antartingkatan pemerin­tahan, antarwilayah, dan antarpelaku pembangunan untuk memanfaatkan po­tensi dan peluang serta men­jawab permasalahan dan tantangan pembangunan,” paparnya.

Dadang menjabarkan, indi­kator Sekolah Jabar Juara ada­lah sekolah untuk anak berke­butuhan khusus, terpencil, terbelakang, masyarakat adat, bermasalah dengan hukum, kesulitan ekonomi, anak dip­ekerjakan, di daerah konflik, terdampak bencana alam. Termasuk anak yang mempu­nyai keterbatasan waktu ka­rena kebutuhan (atlet).

”Nah, ke depan, data utama yang dijadikan acuan adalah data pokok pendidikan (Da­podik). Data tersebut kemu­dian dikroscek oleh pihak ke­camatan untuk dicocokan. Dengan begitu, APK tersebut tidak hanya naik secara jumlah tapi bisa dipertanggungjawab­kan secara data,” tandasnya.

Dadang tahu persis bahwa sosialisasi kepada peserta didik Sekolah Jabar Juara tidak bisa instan. Makanya, untuk tetap menarik mereka belajar dan tetap bekerja, pola pem­belajaran pun diarahkan ke­pada pendidikan karakter dan kewirausahan. (rie)

0 Komentar