oleh

Bangun Bangsa Mulai dari Keluarga

BANDUNG – H. Dodo Hambali (Mitra Kerja BKKBN) melakukan sosialisasi Kampung KB di Lapangan Danalaga Ciwidey RT 04/RW 10,Kec. Ciwidey, Kab. Bandung, Prov. Jabar, Rabu, 24 Oktober 2018.

Pada kesempatan itu dia menyebutkan, Dede Yusuf Macan Effendi selaku Ketua Komisi IX DPR RI Periode 2014-2019 ingin masyarakatnya bahagia sejahtera. Sosialisasi Program Kampung KB ini penting dilaksanakan secara berkelanjutan agar menekan angka jumlah penduduk di Indonesia sekaligus membangun bangsa dimulai dari keluarga, agar keluarga sejahtera dan bahagia.

Nunung (Kabid DP2KBP3A) menyebutkan Keluarga Berencana memiliki program unggulan yaitu Kependudukan Keluarga Berencana Pembanguan Keluarga (KKBPK) dimana mempunyai 3 makna yaitu Kependudukan, Keluarga dan Pembangunan. Dimana dalam melaksanakan hal tersebut dibagi menjadi 3 jenis pembinaan yaitu, Bina Keluarga Balita (BKB) Bina Bina Keluarga Remaja (BKR) Bina Keluarga Lansia (BKL). Dalam melakukan 3 pembinaan tersebut harus dipadupadankan denga 8 fungsi keluarga yaitu, : Agama, Sosial, Cinta Kasih, Perlindungan, Ekonomi, Pendidikan, Pelestarian Lingkungan, Reproduksi.

“Slogan Kampung KB “2 Anak Cukup Bahagia Sejahtera” sebagai tindak lanjut dari program Kampung KB maka hal terpenting adalah dengan membina keluarga,” jelasnya.

Keluarga yang bahagia sejahtera wajib mengimplementasikan 8 fungsi keluarga, yaitu :

  1. Agama, Keluarga yang baik adalah keluarga yang memiliki keyakinan akan keagaman yang kuat. Sehingga ketika suatu saat terjun ke lingkungan baru dia tidak akan tergerus oleh hal-hal yang negatif.
  2. Sosial, Keluarga adalah lingkup sosial terkecil dalam masyarakat. Sehingga manusia-manusia cerdas dan sehat akan tercipta dari lingkungan sosial keluarga yang baik pula.
  3. Cinta kasih, keluarga merupakan sarana dan prasana bagi individu untuk menyalurkan cinta kasih satu sama lain.
  4. Perlindungan, keluarga yang kuat adalah keluarga yang saling melindungi satu sama lainnya.
  5. Ekonomi, di dalam keluarga setiap individu dituntut untuk memiliki soft skills dan keterampilan untuk membangun ketahanan perekonomian keluarga.
  6. Pendidikan, keluarga harus memberikan pendidikan kepada setiap anak/remaja nya untuk bekal kehidupan mereka selanjutya
  7. Pelestarian lingkungan, lingkungan yang sehat dan bersih harus dibina dalam sebuah keluarga agar kedepannya setiap indvidu baru yang akan berkeluarga akan menerapkan hal yang sama pada keluarga barunya.
  8. Reproduksi, dalam meneruskan dan melanjutkan keturunan setiap ayah dan ibu harus memiliki visi dan misi kedepan. Menggunakan alat kontrasepsi dan pil KB merupakan upaya yang dilakukan agar keluarga bahagia sejahtera

Drs. Rahmat Mulkan, Msi. (BKKBN Prov. JABAR), BKKBN sebagai Instansi yang mengawal berjalannya program-program Keluarga Berencana sangat mengharapkan sosialisasi Kampung KB ini dapat memberikan pengetahuan dan paradigma baru bagi keluarga agar terencana masa depannya. Keluarga yang terencana yaitu keluarga dapat mengimplementasikan 8 fungsi keluarga secara optimal. Sehingga, kehidupan berkeluarga harus direncanakan sejak sedini mungkin. Ada beberapa macam jenis KB, yaitu : Pil, Suntik, Implan,Ayudi, MOW, Kondom, MOP.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga