SUMEDANG – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang menggelar acara Festival Seni Musik Berkarakter Kebangsaan. Kegiatan yang digelar di Aula Tampomas UPI Kampus Sumedang diikuti 17 peserta, Sabtu (27/10).
”Ini merupakan rangkaian pengabdian terhadap masyarakat, yang dilaksanakan oleh kampus UPI Sumedang, dengan melibatkan para guru se Kabupaten Sumedang,” kata ketua panitia pelaksana Dr.Julia Spd.MSi, Sabtu (27/10).
Selanjutnya dari apa yang sudah dilatih dan juga hasil dari penelitian, kemudian ditetapkan menjadi PKM, BAP. ”Untuk judul tersebut diambil dari 18 karakter kebangsaan, dan sebagai target utamanya, agar lagu-lagu berkarakter kebangsaan ini. Dapat di implementasikan melalui guru-guru yang selanjutnya dapat disampaikan pada anak anak di sekolah,” sambungnya.
Baca Juga:Fokus Raih Tiga PoinMarquez Terjatuh, Maverick Vinales Jawara MotoGP Phillip Island
Sebagai outputnya kata dia, memiliki tujuan jangka menengah, dan jangka panjang, tetapi yang terpenting jangka panjangnya yakni mampu menerapkan nilai-nilai karakter kebangsaan terhadap anak-anak di sekolah, yang nantinya nilai-nilai tersebut dapat berintegrasi melalui lagu lagu yang disampaikannya.
”Sebagai targetnya jangka panjang harus dapat menciptakan lagu lagu yang berkarakter kebangsaan,” jelasnya.
Untuk lagu yang akan digarap sebanyak 18 lagu dan musik, dan kini sebutnya, baru dapat diselesaikan sebanyak 9 lagu itu sudah dipatenkan. Sedangkan untuk 9 lagu lagi harus dapat diselesai pada Tahun 2019.
Sementara itu, Sri Ayu Ramadhani asal SDN Madala Herang 3 Cimalaka menjadi peraih katagori penyanyi terbaik satu. Sri memperoleh nilai dengan total jumlah 1.031dan mengalahkan 16 peserta lainnya.
Peraih penyanyi terbaik ke-2 Nayla Anggi Dita SDN Darmaraja 3 dengan total nilai 989, dan peraih penyanyi terbaik ke-3 oleh Dhimas Adrian dari SDN Limbangan dengan total nilai 984.
”Ajang festival seni musik berkarakter kebangsaan yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi UPI Sumedang. Kami selaku pembimbing mendukung dan apresiasi yang setinggi-tingginya, karena sangat membantu terhadap perubahan prilaku anak. Dan bukan itu saja juga dapat memotivasi semua anak terutama disekolah sekolah,” ucap Eva.
Eva berharap acara semacam itu dapat terus berlanjut dan dilaksanakan setiap tahunnya. “Mengingat dampak positifnya cukup besar bagi anak tersebut, yang mengikuti ajang festival ini,” sambungnya.
