oleh

KPK Geledah Rumah Neneng

Bahkan, kata Edward juga, pihaknya akan terus mendukung penuh gerakan pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK.

”Kami mendukung langkah yang dilakukan KPK dan siap bekerja sama,” ujarnya juga.

Edward juga menegaskan, penangkapan bupati dan empat pejabat lainnya tidak akan mempengaruhi pelayanan publik kepada masyarakat. Dia memastikan penyelenggaraan pemerintahan daerah (pemda) tetap bakal berjalan normal.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menyebut telah menyiapkan nama untuk mengganti Bupati Bekasi yang tersandung korupsi dan telah ditetapkan KPK sebagai tersangka.

Baca Juga:  KPK Bergerak, Selidiki Aliran Suap 5 Pegawai Bank Panin kepada Pejabat Ditjen Pajak

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyebutkan, Kabupaten Bekasi akan segera memiliki Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bekasi pasca penetapan Neneng sebagai tersangka. Sebab, Pemprov Jabar telah melayangkan surat pengajuan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengangkat Wakil Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja sebagai Plh.

”Surat pengajuan ke Kemendagri sudah dikirim tadi pagi. Saya dengar Kemendagri akan segera mengangkat Pak Eka Supria Atmaja menjadi Plh,” kata Uu di Bandung, kemarin.

Baca Juga:  Mahfud MD Bungkam Soal 51 Anggota KPK yang Dipecat, Gus Umar: Maklum, Lagi Enak

Dikatakan Uu, pihaknya meminta agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bekasi tetap melakukan pekerjaan sebagai pelayan masyarakat secara maksimal. Dirinya juga meminta agar seluruh ASN tetap tenang dan fokus bekerja.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga