Dua Atlet Panjat Tebing Kawinkan Emas

“Goal kami di sini lebih kepada training in competition. Jadi kami bertanding sambil berlatih. Waktu istirahatnya kami maksimalkan di sela jeda pertandingan,” kata pelatih pelatnas Hendra Bassir saat dihubungi Jawa Pos kemarin.
Ini adalah kompetisi ketiga dari rangkaian enam tour yang diikuti oleh sebelas atlet pelatnas. Terdiri dari enam putra dan lima putri. Mereka adalah para pemanjat yang kemarin mewakili Indonesia di ajang Asian Games. Masih ada sisa tiga pertandingan lagi dan semuanya di Tiongkok. Pelatnas sudah memulai tour ini hanya selang empat hari setelah seremoni penutupan Asian Games.

“Kami ingin menunjukkan pada dunia bahwa atlet kami mampu bersaing di level internasional. Selain itu, kami juga ingin mengumpulkan poin untuk akumulasi peringkat dunia bagi para atlet,” ujar Sekretaris Jenderal Federasi Panjat Tebing Indonesia Sapto Hadiono.

Sebelumnya Indonesia berada di peringkat lima besar dunia, baik putra maupun putri. Tetapi sejak try out dihentikan pada April lalu guna fokus persiapan pesta olahraga se-Asia, ranking Indonesia merosot.

Seperti saat ini Aspar Jaelolo yang berada di posisi sepuluh dan Sabri peringkat 12, sedangkan Aries di urutan tujuh. Untuk speed beregu Indonesia yang sempat berada di klasemen teratas, kini turun di posisi ketiga.

“Kami ingin mengembalikan peringkat ini. Juga memberi kesempatan atlet lain untuk dapat medali emas. Sebab, bukan cuma Sabri atau Aspar saja yang selalu mendominasi Indonesia, tetapi atlet lain juga bisa,” tutur Sapto. (feb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *