Sekolah Juara Rangkul Anak Khusus dan Disabilitas

sekolah juara
ERIEK TAOPIK/JABAR EKSPRES
 PENANANGAN DISABILITAS: Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Ahmad Dadadi (kiri) bersama Kepala Bidang Pendidikan Khusus (PK)–Pendidikan Layanan Khusus (PLK) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat DR Dadang Rachman saat penutupan Rapat Koordinasi Penyusunan Program dan Anggaran PK PLK Tingkat Provinsi Jawa Barat, kemarin (11/10).
0 Komentar

Pria berkacamata ini mengaku, takjub dengan Asean Para Games. Sebab, mereka bisa menunjukkan kemampuan terbaik mereka di balik keterbatasan fisik.

”Mereka menjadi inspirasi. Mereka bisa. Kita saja yang normal, perlu latihan untuk menjadi luar biasa. Tapi mereka, di luar batas-batas pikiran kita bisa mengejar prestasi dengan baik,” ungkapnya sambil menambahakan, mereka berkebutuhan khusus memerlukan kepedulian, kasih sayang dan perhatian penuh dari guru.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Khusus (PK)–Pendidikan Layanan Khusus (PLK) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat DR Dadang Rachman mengatakan, anak-anak khusus dan berkebutuhan khusus jangan hanya dilatih keterampilan biasa. Dalam arti ditangani secara sistemik. Tugas guru harus bisa mendorong anak bisa benar-benar mandiri dengan kemampuan sendiri.

Baca Juga:Nikmati Kopi Racikan Kang Emil42 kendaraan Terjaring Razia Gabungan

Dia mencontohkan, SMKN 2 Subang. Anak-anaknya lebih serius, lebih akurat, dan teliti. Para siswa dilatih memiliki spesialisasi sendiri. ”Bidang keahlian masih terbuka luas untuk mereka. Tuna netra tidak selalu hanya pintar memijat,” tandas Dadang. (rie)

0 Komentar