oleh

Gedung PAUD Rp 1.6 Miliar Dipertanyakan

SOREANG – Pembangunan gedung sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Negeri di Jalan Sawargi Desa/Kecamatan Soreang yang menelan anggaran sebesar Rp 1,6 miliar menjadi pertanyaan publik. Terlebih, kabarnya pembangunan gedung tersebut melalui penunjukan langsung Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.

Pemerhati pendidikan Kabupaten Bandung Asep Ridwan mengatakan, pembangunan Paud percontohan tersebut dirasakan sangat janggal. Sebab, berdasarkan informasi pembangunan gedung tersebut seharusnya dilakukan sistem swakelola.

Baca Juga:  Ketahuilah Makanan yang Baik dan Buruk untuk Dikonsumsi Saat Sahur

“Tapi ini dilaksanakan oleh dinas, memang saat ini belum ada struktur Kepsek dan komite. Yah namanya juga baru mau dibikin. Tapi dinas juga dasarnya apa bisa melaksanakan pekerjaan yang seharusnya swakelola ini,” kata Asep kepada wartawan di Soreang, kemarin (11/10).

Tak hanya itu saja, kata Asep, berdasarkan penulusuran gedung tersebut luasnya kurang lebih 6000 meter persegi. Namun, pada kedalaman pondasi hanya sekitar 25 senti meter saja. padahal idealnya memiliki kedalaman minimal 50 sentimeter hingga 60 sentimeter.

Baca Juga:  Selalu Tumpah Ruah, Begini Cara Kelola Sampah Biar Jadi Rupiah

’’ Ini sangat memprihatinkan sekaligus membahayakan. Karena bisa saja tidak tahan terhadap guncangan seperti gempa dan lainnya,”ucap Asep.

Asep menduga, pemborong pembangunan berkaitan dengan pemegang kebijakan di Dinas Pendidikan. Sehingga, sangat kental dengan dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). Apalagi, pelaksanaannya swakelola alias tanpa pemilihan pelaksana proyek tanpa proses lelang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga