Kedua penyidik itu Roland dan Harun setelah kembali bertugas di Polri mendapatkan promosi jabatan. Kapolri, Jenderal (Pol) Tito Karnavian pada Maret lalu mengangkat AKBP Roland Ronaldy sebagai Kapolres Cirebon, sementara, Kompol Harun dipercaya bertugas di Direktorat Kriminal Khusus di Polda Metro Jaya per Oktober 2017.
Diketahui, selaku pengusaha impor daging sapi, Basuki Hariman, akhirnya memberikan uang suap ke berbagai pihak. Tujuannya, untuk memuluskan kepentingannya dalam berusaha. Uang suap yang berhasil dibuktikan oleh KPK yakni mengalir ke mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Patrialis Akbar senilai US$ 70 ribu yang digunakan sebagai biaya umrah.
Basuki menyuap Patrialis untuk memuluskan uji materi UU Peternakan dan Kesehatan Hewan yang diajukan oleh asosiasi peternak dan pengusaha. Menurut Basuki, adanya UU tersebut telah merugikan perusahaannya di bidang impor daging. Sayangnya, setelah Patrialis, pengusutan kasus Basuki terkesan berhenti atau jalan di tempat. (hrm-af/fin)
