Selama proses seleksi, lanjut Christian, Sayyid bertanding secara normal seperti peserta lainnya. Tim pencari bakat memperlakukan sama kepada semua peserta. Tanpa membeda-bedakan disabilitas atau bukan.
“Semua peserta, melalui tahapan (tanpa terkecuali). Ada pula peserta putri tunarungu dari Solo yang berhasil lolos sampai tahap karantina dan sudah menjadi anggota PB Djarum ,” katanya. (wiw/JPC)
