Ngabuburit di Taman Uncal Pemkab Bandung, Warga Apresiasi Habitat Rusa dan Fasilitas Keluarga

Warga saat memberikan makanan kepada rusa yang berada di Kawasan Taman Uncal di dalam Komplek Pemda Kabupaten
Warga saat memberikan makanan kepada rusa yang berada di Kawasan Taman Uncal di dalam Komplek Pemda Kabupaten Bandung, Jumat (20/2/2026). Foto Agni Ilman Darmawan/Jabar Ekspres/
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kawasan Taman Uncal yang berada di dalam Kompleks Pemda Kabupaten Bandung menjadi salah satu pilihan warga untuk menghabiskan waktu sore selama Ramadan.

Selain berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, lokasi ini juga diminati karena keberadaan rusa yang dapat diberi pakan langsung oleh pengunjung, sehingga menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak.

Resi Bayu Maheswara (35), warga sekitar Pasar Soreang menuju Sadu, mengaku sengaja datang bersama istri dan kedua anaknya untuk ngabuburit. Menurutnya, Taman Uncal merupakan tempat yang mudah dijangkau dan ramah bagi anak-anak.

Baca Juga:Emosi Memuncak di GBLA, Andrew Jung Tegaskan Niatnya Redam Situasi Demi PersibBSI Fest Ramadan 2026 Hadir di 9 Kota Besar, Promo Umrah Hemat sampai Rp4 Juta

“Iya, sengaja. Soalnya ini tempat yang paling mudah dijangkau untuk mengasuh anak-anak,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Ia menuturkan cukup sering berkunjung ke Taman Uncal karena anak-anaknya senang memberi makan rusa. “Sering, bisa dibilang cukup sering. Anak-anak suka ke sini,” katanya.

Pada Ramadan kali ini, Resi menyebut kunjungannya sekaligus untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa. “Baru kali ini lagi ke sini selama bulan puasa. Jadi sekalian ngabuburit,” ungkapnya.

Terkait kondisi rusa yang tampak sehat dan gemuk, Resi menilai habitatnya sudah cukup baik. Namun, ia menyoroti kondisi tanah di sekitar area yang dinilai masih perlu pembenahan.

“Kalau dari habitatnya sih sudah cukup bagus. Cuma mungkin dari segi tanahnya jangan terlalu banyak tanah kosong. Soalnya di sekitar sini banyak pengunjung, jadi terlihat becek dan agak bau,” katanya.

Ia menyarankan agar pengelola menambahkan batu atau memperbanyak rumput agar area tidak mudah becek. Selain itu, Resi menilai harga pakan rusa masih terjangkau.

“Cukup murah. Wortel dan kangkung Rp2.000 per bungkus atau satu ikat, kalau Rp5.000 dapat tiga. Tapi kalau bisa lebih murah lagi, ya lebih bagus,” ujarnya.

Baca Juga:Lewat #TemanAturUang, Kredit Pintar Dorong Ibu Lebih Bijak Pahami Pinjaman dan Kelola Keuangan SehatMeski Sulit, Tuntaskan di Bandung!

Hal senada disampaikan Ratna (35), yang datang bersama dua anaknya dari Katapang. Ia mengatakan Taman Uncal menjadi pilihan tempat bermain sekaligus sarana edukasi bagi anak-anaknya.

“Anak-anak senang bisa melihat dan memberi makan rusa secara langsung. Jadi bukan cuma bermain, tapi juga belajar,” kata Ratna.

0 Komentar