oleh

Selilih 4,4%, Rindu Menang

”Tadi saksi dari paslon nomor 3 merasa tidak ada persoalan perolehan suara yang ditetapkan hari ini,” kata dia.

Disinggung mengenai hasil rekapitulasi suara tersebut, Yayat meyakini hasil rekapitulasi yang menempatkan Paslon Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) di posisi teratas tersebut takkan berubah dan sudah final. Terlebih, selisih suara antara paslon Rindu dengan pesaing terdekatnya, yaitu paslon Asyik berada di kisaran 4%.

”Jadi menurut undang-undang, sudah tidak ada lagi celah untuk menggugat ke Mahkamah Konstitusi. Harusnya kan 0,5%. Jadi saya kira tidak bisa melakukan gugatan,” kata dia.

Dikatakan Yayat, meskipun ada Paslon yang mendaftarkan gugatan kepada MK. Kemungkinan besar gugatan tersebut akan ditolak. Apalagi, tidak ada kasus mencuat yang bisa membatalkan hasil penghitungan suara seperti politic uang atau money politics yang terstruktur, sistematis, dan masif.

”Kalau dia melakukan money politic pasti dianulir, tapi kan ini tidak ada,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat, Wasikin Marzuki menilai secara umum tidak ada catatan berarti dalam penyelenggaraan Pilgub Jabar 2018. Namun, pihaknya tetap akan memberikan rekomendasi tertulis soal berkurangnya jumlah pemilih di lapangan dibandingkan jumlah pemilih yang tertera dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga