oleh

Hindari Kecurangan, Jalur Prestasi Diperketat

BANDUNG – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) telah sampai pada tahap ketiga yaitu verifikasi lapangan. Kepala sekola SMA Negeri 9 Bandung, Agus Setia Mulyadi menjelaskan proses kegiatan verifikasi dan kegiatan uji kompetensi yang sedang berlangsung saat ditemui di SMA Negeri 9 Bandung, belum lama ini.

Agus menjelaskan, pada proses verifikasi jalur Jalur Warga Penduduk Sekitar (WPS) sangat diperhatikan dokumen-dokumen yang telah didilampirkan oleh para calon peserta didik, seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Pengenal (KTP) orang tua.

”Kalau untuk jalur WPS, kita memperhatikan dokumen-dokumen yang sudah dilampirkan seperti KK dan KTP orangtua dari para calon peserta didik,” terangnya.

Agus melanjutkan, pada seleksi jalur jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) SMA Negeri 9 Bandung mengalami over kuota, dikarenakan kawasannya yang merupakan kawasan padat penduduk. Sehingga kemungkinan siswa yang dibebaskan dari biaya akan lebih dari 30 persen. Dengan itu, pihak panitia mencoba mengembangkan penilaian berdasarkan kondisi status calon peserta didik dengan mengadakan home visit.

”Jalur KETM kali ini kita mengalami over kuota, akhirnya kita coba untuk mengembangkan penilaian berdasarkan kondisi orangtua, kondisi rumah, dan status calon peserta didik. Kami membentuk team untuk home visit yang jumlahnya 12 orang,” lanjut Agus.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga