Namun lelah, panas, dan keluhan lainnya, tak menyurutkan niat Caca untuk mendaki. Malah sebaliknya, Caca makin terpacu untuk mencapai puncak gunung.
“Ya wajar namanya anak kecil, kalau memang dia lelah kita langsung istirahat. Apalagi ke Gunung Ciremai kan pertama kali buat dia mendaki, tapi waktu sampai puncak, dia lihat awan, nah disitu baru dia sangat termotivasi mendaki ke gunung lainnya,” kisah Nuni.
Selepas pendakian ke Gunung Ciremai, tercatat ada delapan gunung lainnya yang sudah dijajal Caca, seperti Gunung Guntur, Gunung Lawu, Gunung Gede, Gunung Burangrang, Gunung Putri, Gunung Cikuray, Gunung Merapi, dan Gunung Rinjani.
Baca Juga:Puasa di Islandia Sampai 22 JamPenyelenggaraan Pilkada Diminta Tidak Terganggu
Dengan pencapaian buah hatinya itu, Asep sangat bangga. Pendakian juga bisa mengalihkan keinginan si anak dari gadget, dan tentunya bisa menikmati keindahan alam indonesia.
“Anak-anak sekarang terlalu berfokus pada gadget, saya tidak mau anak saya seperti itu juga. Kalau soal pendakian, banyak orang sih yang salut sama dia, anak kecil tapi sudah berani mendaki, dan teknik mendakinya juga sudah lumayan,” imbuhnya.
Dia juga enggan kisah anaknya ini menginspirasi, namun orangtua tidak memperhitungkan risiko melakukan pendakian dengan anak yang masih kecil.
”Jangan sampai menginspirasi, tapi orangtua lain nggak tahu kondisi dan kemampuan anak. Karena tidak disarankan anak kecil naik gunung terlalu tinggi. Tapi memang bagus untuk membentuk mental anak menjadi mandiri, pekerja keras, dan tidak gampang menyerah. Dia juga bisa belajar banyak dari alam,” paparnya.
Saat ditemui di sekolahnya, Caca ternyata seorang gadis pemalu yang tak banyak berbicara. Ditanya mengenai perbekalannya saat mendaki, Caca menjawab malu-malu. Diceritakan Caca, tas carrier yang dibawanya lebih banyak berisi makanan ringan, terutama rumput laut yang menjadi favoritnya.
“Perbekalannya sama aja, hanya jajanan saja yang dibawa. Makanan yang ngga boleh terlewat itu rumput laut. Senang aja naik gunung, soalnya kalau sudah di puncak, bisa lihat awan dan pemandangan lain,” ucap Caca polos.
Saat ditanya pendakian yang paling mengesankan baginya, dengan suara pelan, Caca menjawab ia sangat menikmati perjalanan ke puncak Gunung Rinjani yang baru dijalaninya beberapa hari yang lalu.
