Dr. Martens, Seni Sepatu 8 Lubang

Dr. Martens, Seni Sepatu 8 Lubang
ERIEK TAOPIK/JABAR EKSPRES
TAMPIL KEREN: Para pecinta sepatu boots saat memperlihatkan sepatu dengan merek Dr. Martens kemarin (1/4). Mereka berkumpul dalam acara bertajuk Indonesia Docmarters Day 2018.
0 Komentar

Yobby melanjutkan, pelaksanaan acara gathering tahunan dilakukan bertepatan dengan kelahiran sepatu Dr. Martens, yakni setiap 1 April. ”Kecuali kalau pas tanggal 1 itu weekday ya paling diundur beberapa hari biar pas weekend aja jadi kan banyak yang bisa dateng dari luar kota juga,” terangnya.

Untuk diketahui, sepatu Dr. Martens awalnya dibuat oleh seorang dokter Dr. Klaus Marten berkebangsaan Jerman ketika bertugas di masa Perang Dunia II. Saat itu, Dr. Klaus Marten tersebut mengalami cedera di bagian kaki lantaran boots yang dikenakannya kurang nyaman. Sehingga berinisiatif membuat sepatu boots sendiri.

Akhirnya lahirlah sepatu boots pertama buatan Dr Marten dengan merek namanya sendiri dan keluar pada 1 April 1960. Sepatu tersebut boots dengan tinggi melebihi mata kaki berlubang untuk delapan tali tersebut dikenal dengan tipe 1460.

Baca Juga:Dadang M. Naser: IPM Meningkat 0.5 Persen dari Tahun 2016Bantu Pasarkan Produk IKM

Seiring ‎berkembangnya zaman, boots Dr. Martens bukan hanya dipakai oleh tentara saat berperang namun beralih menjadi sepatu bagi para kaum buruh di Inggris. Kemudian bergeser digunakan oleh kaum Skinhead dan akhirnya terus meluas hingga menjelma menjadi fashion untuk berbabai genre musik.

”Sekarang sih lebih ke fashion aja, gak usah pemain band atau karena genre tertentu, siapapun bisa make Dr. Martens asalkan suka aja,” pungkasnya. (rie)

0 Komentar