Dana PKH Tahap I Cair

NGAMPRAH – Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 1 di Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat diterima oleh 350 keluarga penerima manfaat (KPM).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat (KBB) Heri Partomo mengatakan, bantuan diberikan pada tahap pertama sebesar Rp 500.000/KPM.

’’Untuk tahap pertama ini lokasinya di Padalarang. Bantuan secara simbolis diterima 350 KPM. Pencairan PKH tahun ini dilakukan dalam 4 tahap,’’ kata Heri kepada wartawan kemarin (28/2)

Dirinya menuturkan, program PKH merupakan program Kementrian sosial. Sedangkan Dinas Sosial di Kabupaten/Kota hanya sebagai fasilitator.

Untuk KBB sendiri secara keseluruhan, total penerima bantuan PKH mencapai 77.928 KPM dengan total bantuan sebesar Rp 147,28 miliar.

’’Mereka masing-masing akan menerima total bantuan PKH sebanyak Rp 1.890.000 yang dicairkan dalam empat tahap,’’ ucap Heri.

Heri mengatakan, untuk bantuan tahap I sampai III diberikan langsung secara tunai Rp 500.000 sedangkan tahap IV diberikan Rp 390.000.

Sedangkan untuk data KPM diperoleh dari data BPS (Badan Pusat Statistik). Namun untuk memperoleh validitas data pihaknya melakukan kroscek kembali untuk memastikan bahwa KPM yang berdasakan data tersebut adalah benar.

Selain itu, sejak tahun lalu, penyaluran bantuan PKH dilakukan melalui rekening penerima setelah tahun-tahun sebelumnya disalurkan secara tunai melalui kantor pos. Dengan begitu, warga tak perlu mengantri untuk mencairkan dana.

Heri menambahkan, berdasarkan data penerima KPM di KBB terus mengalami peningkatan seiring dengan perubahan status sosial masyarakat. Bahkan, pada 2017, ada 53.319 KPM, meningkat 11.223 KPM dari tahun sebelumnya.

Peningkatan data KPM tersebut lantaran ada tambahan kuota untuk penyandang disabilitas dan lanjut usia. Tahun ini ada 222 penyandang disabilitas dan 165 lanjut usia yang menerima bantuan PKH.

“Untuk data KPM ini memang setiap tahunnya bisa berubah. Karena bisa saja tahun ini masuk, tahun depan tidak, itu tergantung kondisi ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (drx/yan)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan