Dijelaskan Folmer, jika merujuk pada makna skywalk, maka konsep yang dikedepankan adalah pedestrian atau trotoar melayang.
Sedangkan jika menggunakan kata teras, maka makna yang terkandung adalah tempat penampungan para pedagang kaki lima (PKL).
”Dari sisi fungsinya jadi berbeda, itu harus diperjelas, karena kalau bicara Teras Cihampelas, di rencana tata ruang kita tidak mengenal teras Cihampelas, yang kita kenal adalah skywalk atau pedestrian melayang,” jelasnya.
Baca Juga:Jabar Calon Penerima Penghargaan Parasamya Purnakarya NugrahaPPP, PKB-Hanura Membelot
Dengan demikian, Folmer menegaskan jika akan melanjutkan pembangunannya, maka harus menggunakan istilah skywalk. Dengan demikian, akan dipertegas fungsinya sebagai pedestrian.
”Yang tepat adalah skywalk, karena itu ada di peraturan daerah kita tentang rencana detail tata ruang kota, teras itu tidak dikenal di Perda kita, yang kita kenal skywalk,” tegasnya. (bbs/ign)
