”Apalagi jika dipasangkan dengan Sudrajat. Deddy Mizwar dan Sudrajat nilainya antara turun atau naik masih harus ada survei lanjut untuk ini. Mengingat Sudrajat kurang populis jadi bisa diprediksi paket ini nilainya masih rendah,” terangnya.
Sementara itu, Pengamat Politik dari Unpad Muradi mengatakan, pengusungan Mayjen Purn Sudrajat belum bisa dinilai menjadi kuda hitamnya Partai Gerindra jika Sudrajat tak mampu memilih wakil gubernur yang akan mendampinginya di posisi strategis.
”Artinya pendamping Mayjen Purn Sudrajat ini harus mampu mendongkrak nilai popularitas hingga elektabilitas ataupun kesukaan Sudrajat. Jika tidak sama saja langkah bunuh diri (salah),” ungkapnya. (mg2/yan/rie)
