Geber Realisasi Janji Politik Aher-Demiz

Geber Realisasi Janji Politik Aher-Demiz
Gubernur Ahmad Heryawan dan Wakil Gubernur Deddy Mizwar
0 Komentar

”Untuk Dana Perimbangan­nya masih belum pasti ka­rena DAK fisik dan non fisik masih tunggu perpres. Jadi Dana Perimbangan tanpa DAK yang belum masuk sekitar Rp4.599.150.999.886,” jelasnya.

Sementara itu, kebijakan pendanaan APBD 2018 ini terang Haris Bobihue dari aspek belanja lebih ke per­cepatan RPJMD 2013-2018, RPJMN 2015-2019 dan prioritas pembangunan, teru­tama percepatan realisasi janji Gubernur Jabar 2013-2018, juga Sustainable De­velopment Goals atau SDGs, terakhir Good Governance. ”Kedua, memenuhi fungsi pendidikan 20%, 10% untuk kesehatan dari total be­lanja, dan fungsi pembi­ayaan infrastruktur 10% dari total PKB,” terangnya.

Selebihnya dialokasikan untuk bantuan keuangan kabupaten dan kota, ban­tuan desa, hibah, bansos dan subsidi. Lalu, untuk pelaksanaan Pilkada serentak, pendukungan dan penuntasan kegiatan unggulan provinsi.

Baca Juga:Sauna di Tempat Pembuangan Akhir Sampah di BalikpapanDemokrat Ajak Merapat Tanpa Syarat

“Serta pendukungan penyelenggaraan Asian Games ke XVIII, terakhir pembangunan dan pengembangan fasilitas umum dan sosial,” katanya.

Sedangkan untuk reali­sasi janji kampanye Guber­nur Jabar di APBD 2018 meliputi; pertama janji pendidikan gratis SD, SLTP dan SLTA di seluruh Jabar a.l. dialokasikan untuk Ruang Kelas Baru (RKB) Rp30 mi­liar dengan target sekitar 4.000 unit, BOS daerah (PMU) Rp2.201.479.930.000 siswa, dan untuk kobong Rp150.000.000.000 dengan target 1.000 unit. “Kedua untuk Program Beasiswa Pendidikan untuk Pemuda, Tenaga Medis dan Keluarga Atlit berprestasi, guru serta mahasiswa untuk melanjut­kan ke PTN di APBD 2018 mendapatkan Rp23.546.000.000,” ujarnya.(mg2/ign)

0 Komentar