”Mereka mengaku ada adu argumen di medsos, dan anak-anak ini ditantang untuk datang ke Cimahi dan melakukan tawuran. Jadi kedatangan mereka kesini sudah direncanakan, makanya membawa senjata tajam,” ungkapnya.
Terkait siswa dari MTs Nurul Falah yang menjadi korban, Rukun Iman menduga jika pelajar itu hanya merupakan korban salah sasaran dari para pelajar lainnya. ”Itu kemungkinan salah sasaran. Karena mereka tidak tahu lokasi sekolah yang menantang mereka, akhirnya mereka menyerang siswa daru sekolah lain yang kebetulan melintas di hadapan mereka,” bebernya.
Saat ini para pelajar tersebut sedang diberikan pembinaan dan dilakukan pendataan. Pihak kepolisian juga sudah menghubungi orangtua dan pihak sekolah yang bersangkutan. ”Sudah kita hubungi pihak keluarga dan sekolah. Untuk sementara mereka akan kita amankan di Mapolsek. Kami mengimbau pihak sekolah dan orangtua melakukan pengawasan yang lebih ketat lagi,” pungkasnya. (ziz/ign)
