Di Baleendag, jumlah pengungsi diketahui 45 KK, 157 Jiwa, 9 Balita dan 22 lansia. Sedangkan Jumlah rumah terendam di Dayeuhkolot sebanyak 1.910 unit, satu fasilitas umum, 4 gedung sekolah dan 25 tempat ibadah. Sementara tempat pengungsian ada sebanyak 26 jiwa di masjid Al Falah.
”Selain itu, jumlah Kepala Kelurga di Dayeuhkolot yang terkena dampak banjir mencapai 11.182 jiwa, 3.005 KK,” kata Tata kemarin (10/11).
Salah seorang pengungsi yang juga menjadi koordinator pengungsian di Gedung Inkanas, Atep warga Andir mengaku, dirinya sudah lelah dengan banjir yang terus terjadi tiap tahun. Dia berharap pemerintah segera mencarikan solusi bagi masyarakat yang terkena banjir. ”Saya berharap, pihak Pemerintah supaya segera merelokasi warga yang setiap tahunnya terkenda banjir,” tuturnya. (yul/rie)
