Petani Gadok Kabupaten Bandung Barat Raih Penghargaan FAO

Petani Gadok Kabupaten Bandung Barat Raih Penghargaan FAO
HENDRIK KAPARYADI/JABAR EKSPRES
AYOMI PETANI: Ulus (kanan) tampak memantau langsung produksi pertanian seperti tomat dan brokoli di gudang produksi miliknya .
0 Komentar

Setelah mendapatkan penghargaan tersebut, FAO Thailand berjanji akan memberikan kemudahan dalam memasarkan produk sayuran milik Ulus. ”Termasuk saya juga diberikan pelatihan dan arahan bagaimana meningkatkan kualitas produksi sayuran dengan pola yang mereka miliki,” terang Ulus seraya menyebutkan penghargaan diberikan langsung oleh Assistant Director-General FAO Regional Representative for Asia and The Pacific, Kundhavi Kadiresan.

Untuk menyukseskan produksi sayuran, kata Ulus, tidak bisa hanya petani saja yang bergerak. Namun, harus ada juga dukungan dari pemerintah daerah.

”Sejauh ini memang dukungan dari pemerintah sudah ada. Seperti untuk bantuan tranportasi dan lainnya. Namun, yang menjadi persoalan petani itu butuh modal untuk mengembangkan produksi pertaniannya. Sementara untuk pinjam ke bank itu persyaratannya cukup sulit sehingga harapan kami ke depan pemerintah dapat membantu petani untuk memberikan kemudahan mendapatkan modal,” terangnya.

Baca Juga:DPD Golkar Jabar, Ingin Emil Tetap Memilih DanielPengusaha Konveksi Kesulitan Bahan Baku

Dengan modal yang kuat, kata Ulus, tentu para petani juga memiliki peluang besar untuk mengembangkan hasil pertaniannya. Bahkan, petani bisa lebih sejahtera lantaran memliki modal untuk terus mengembangkan jauh lebih baik. ”Kami ingin para petani itu lebih sejahtera dan maju ke depannya,” tandasnya. (*/rie)

0 Komentar