Trisna Gugur dalam Tugas Saat Evakuasi Kebakaran Gudang Kain

Trisna Gugur dalam Tugas Saat Evakuasi Kebakaran
IPAN SOPIAN/JABAR EKSPRES
DUKA CITA: Rekan korban melakukan upacara pelepasan jenazah di kantor DKPB Kota Bandung.
0 Komentar

”Almarhum berinisiasi untuk melakukan pemblokiran di titik api supaya tidak merembet ke pemukiman penduduk. Dia ingin menyelamatkan masyarakat untuk selamat harta bendanya maupun jiwanya,” tutur Ferdy.

Hingga pukul 05.00 proses pemadaman masih berlangsung. Sepuluh menit kemudian, bangunan yang tengah dipadamkan tiba-tiba rubuh. ”(Petugas kami) ambruk tertimpa rubuhan kayu balok dan beton,” sambung Ferdy.

Kepala Pleton Solehudin yang bertugas bersama almarhum menjelaskan, timnya langsung mengevakuasi Trisna dan seorang rekannya Iman Taufik Hidayat. Keduanya lantas dilarikan ke RS Hermina Arcamanik. ”Namun korban Trisna meninggal ketika dalam perjalanan ke rumah sakit,” ucapnya.

Baca Juga:PLN UIP JBT I Tandatangani Nota Kesepahaman dengan IndramayuDemokrat Doakan AHY Jadi Pemimpin

Pada pukul 11.00 usai dilaksanakan upacara pelepasan jenazah di kantor DKPB Kota Bandung, jenazah lalu diberangkatkan ke Garut untuk dikebumikan. Almarhum meninggalkan istri dan dua orang anak yang tinggal di Kampung Balong Suci, Desa Karang Pawitan, Kabupaten Garut.

Sementara itu, kondisi korban petugas lainnya, Iman, koma saat tiba di RS. Hermina Arcamanik. Ia lalu dipindahkan ke RSUP Hasan Sadikin Bandung. Kini, Iman sudah sudah siuman.

Pemerintah Kota Bandung akan memberikan santunan kepada keluarga almarhum sesuai dengan peraturan yang berlaku. Korban yang masih dirawat pun akan ditanggung pembiayaannya oleh BPJS. (hms/pan/ign)

0 Komentar