TK Pratistha Kenalkan ”Kotaku”

TK Pratistha Kenalkan ”Kotaku”
ANDY RUSNANDY/JABAR EKSPRES
MENGENAL KOTAKU: Kepala Sekolah TK Pratistha Suheraneti bersama guru dan siswa foto bersama di depan Bandung Planning Gallery dalam kegiatan tahunan bertemakan “Negaraku-Kotaku”, Selasa (29/8).
0 Komentar

“Dari makan saja, siswa diajarkan mandiri dan tanggung jawab. Belajar ngambil nasi sendiri. Berdoa sebelum makan. Makan harus habis. Bukan guru yang nyuapin. Setelah makan piring dibawa ke belakang sendiri,” ucapnya.

Begitu pula dengan minum. Karena sudah terbiasa, guru-guru tidak lagi kerepotan mengurusi anak di sekolah. Banyak anak yang minum sambil berdiri. Namun guru cukup mengingatkan mereka dengan melontarkan kata-kata laa tasro koiman (jangan minum sambil berdiri, Red).

“Karena terbiasa, guru berulang kali mengucapkannya setiap hari, siswa jadi sudah mengerti maksud guru. sebab saya yakin anak merekam perkataan guru. Sehingga guru tidak lagi direpotkan ketika ada siswa yang minum sambil berdiri,” kata dia.

Baca Juga:Kakek Terancam DikebiriKemarau, BPBD Belum Tetapkan Status

Metode pendidikan utama yang digunakan di sekolah ini menerapkan sistem sentra. Dalam sehari, jelas Bunda Neti, sekolah membuka dua sentra pendidikan. Siswa didorong untuk aktif dalam proses kegiatan belajar. Selebihnya, guru hanya memantau saja. Siswa yang lebih dominan beraktivitas.

Misalnya, Neti mencontohkan, jam pertama semua siswa di perwalian. Setelah itu dibagi untuk sentra. Sesuai dengan sentra yang berlaku pada hari itu. “Misalnya hari itu sentra balok. Kita ada tiga kelas. Yakni B1, B2, AI. Nanti setiap kelas itu kita bagi untuk setiap sentranya. Kegiatan berlangsung sampai pulang pukul 12.00 WIB,” tuturnya.

Sementara itu, Fika, Pendamping PAUD HISBE di TK Pratistha menambahkan, dirinya bertugas memfasilitasi kebutuhan sekolah dengan pihak lain. Dalam kegiatan ini, ia membantu sekolah mensukseskan acara mengurusi perizinan dengan pihak Bandung Planning Gallery.

Hal lainnya yang sedang digarap yaitu kerja sama penanaman pohon di sekolah bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung. Di sekolah, jelas dia, terdapat lahan yang bisa ditanami pohon biar tampak lebih sejuk, tidak gersang. “Saya mengajukan kerja sama dengan instansi terkait untuk program TK Pratistha. Tujuannya biar siswa belajar pentingnya menaman pohon,” pungkasnya. (and)

0 Komentar