JABAR EKSPRES, BANDUNG– Peta kuliner di Kota Bandung kini semakin berwarna. Di tengah kepungan destinasi kuliner khas Sunda yang menjamur di Kota Kembang, sebuah pendatang baru bernama Saji Marem muncul dengan gebrakan berbeda.
Restoran ini berupaya memindahkan atmosfer dapur Jawa Tengah dan Yogyakarta ke tengah hiruk pikuk Bandung melalui konsep masakan rumahan yang kental akan nuansa otentik.
Langkah Saji Marem tergolong berani. Pasalnya, mereka hadir bukan sekadar untuk menambah daftar tempat makan, melainkan mengusung misi mengobati kerinduan para perantau akan masakan ibu, sekaligus menantang dominasi kuliner lokal dengan rasa yang “berani”.
Baca Juga:UMKM Binaan BRI ‘Kain Indonesia by Shifara’, Hidupkan Nafas Wastra Nusantara Lewat Koleksi Office Wear8 Nabi yang Ditemui Nabi Muhammad Saat Isra Mi'raj Dari Langit Kesatu hingga Langit Ketujuh
Nama “Saji Marem” sendiri tidak dipilih sembarangan. Diambil dari filosofi Jawa, nama tersebut mengandung arti penyajian yang memuaskan dan enak. Manajemen ingin memastikan bahwa setiap tamu yang datang tidak hanya pulang dalam kondisi kenyang, tapi juga merasa puas layaknya menyantap hidangan di rumah sendiri.
Outlet Manager Saji Marem, Erik Pardiana, mengungkapkan bahwa kehadiran resto ini bertujuan menciptakan jembatan budaya melalui rasa.
”Konsep kami sebenarnya lebih ke mengambil konsep Jawa, Jawa Tengah, dengan sedikit nuansa rumahan, masakan rumahan,” ucap Erik Pardiana saat ditemui di lokasi, Sabtu (17/1/26) malem.
Lebih lanjut, Erik menjelaskan bahwa Bandung dipilih karena karakter masyarakatnya yang terbuka terhadap eksplorasi rasa.
”Kami mencoba untuk menarik konsep Jawa otentik ke Bandung, sehingga Bandung terasa seperti Jogja. Target kami semua kalangan, terutama yang kangen masakan Jawa, agar mereka merasa seperti di rumah sendiri di Bandung,” ungkapnya.
Kekuatan Menu: Dari Mangut Manyung Hingga Ayam Kampung Jantan
Bicara soal menu, Saji Marem tak main-main. Saat ini, mereka telah menggulirkan sekitar 60 hingga 70 varian menu dari total 100 hingga 120 item yang dikembangkan. Beberapa jagoan meja makan yang paling dicari adalah Mangut Manyung dengan kuah santan yang gurih pedas, Botok Teri, hingga Krecek yang kenyal dan kaya bumbu.
Uniknya, untuk sajian ayam, mereka menggunakan jenis Ayam Kampung Jantan yang dikenal memiliki tekstur daging lebih padat dan rasa yang lebih gurih dibanding ayam jenis lain.
