Pelaku Diciduk Berkat Posting Sepatu

Pelaku Diciduk Berkat Posting Sepatu
Instagram: persibinfo
Foto Pelaku Pengeroyokan Ricko Andrean
0 Komentar

Dia mengaku, menyesal atas apa yang dia lakukan. Dirinya berharap mendapat pintu maaf dari keluarga korban atas apa yang dirinya lakukan. ”Dengan kejadian ini saya sangat nyesal, saya minta maaf atas kejadian ini‎,” ucapnya.

Sementara itu, pelaku lain GR didera dengan UU ITE terkait ujaran kebencian. Dia mengatakan, postingan ujaran kebencian tersebut, didasari rasa sakit hari terhadap The Jakmania. GR melalui akun Facebook.

Dia pun mengungkapkan, postingannya tersebut tidak bermaksud untuk menghina bobotoh ataupun Jakmania. Namun dia memposting begitu dikarenakan rasa dendam. ”Saya posting karena kesal sama Jakmania. Karena Jakmania pernah bakar motor teman saya waktu Persib juara‎,” ungkapnya.

Baca Juga:Bupati Garut Tolak Kehadiran GojekCegas Virus Rubella, Pemkab Sebarkan Vaksin

Saat ini, kelimanya harus mendekam di ruang tahanan Satreskrim Polrestabes Bandung. Untuk WFR polisi kenakan pasal 170 ayat 2 ke-3e KHUPidana dengan ancaman pidana diatas lima tahun penjara.

Sementara untuk para pelaku pelanggar UU ITE, polisi kenakan pasal 45 A ayat (2) UU no 19 tahun 2016 atas perubahan UU no 11 tahun 2008 tentang ITE, dengan hukamn penjara selama-lamanya enam tahun.

Seperti diketahui Ricko Andrean, menjadi korban pengeroyokan salah sasaran oknum bobotoh saat laga Persib Bandung menghadapi Persija Jakarta akhir pekan lalu. Ricko meninggal, Kamis (27/7) di RS Santo Yusup.

Dari informasi yang dihimpun, usai babak pertama terjadi keributan di tribun utara saat itu puluhan bobotoh sedang melakukan pengeroyokan terhadap seseorang yang diduga sebagai anggota pendukung Persija.

Situasi yang tidak terkendali memaksa Ricko ikut terlibat di dalam kerumunan dan masa pun mulai memukuli hingga tidak sadarkan diri.

Dari hasil pemeriksaan dokter Rumah Sakit Santo Yusup, Ricko didiagnosa mengalami gegar otak serta luka-luka di sekujur badan. Sebelum meninggal Ricko mendapat perawatan intensif selama beberapa hari. (yul/rie)

0 Komentar