Di Balik Pernikahan Slamet Riyadi dan Rohaya, Pasangan Beda Usia 55 Tahun

Tiba-tiba, di tengah perbin­cangan dan kerumunan warga siang itu, pintu utama rumah ditendang dengan keras. Seorang pemuda yang masih mengenakan helm masuk ke rumah berukuran 4 x 6 meter tersebut.

Rupanya dia salah seorang cucu Rohaya. Bermaksud melabrak Slamet. Warga yang tengah meriung langsung mencegah. ”Mau diapakan lagi? Kan sudah terjadi,” tutur seorang warga seolah meng­ingatkan pria 20 tahunan itu.

Slamet maupun Rohaya ha­nya bisa terdiam menyaksikan kejadian tersebut. Sang cucu kemudian pergi dengan meng­gunakan sepeda motor. ”Per­nikahan kami memang diten­tang. Itu sebabnya tertunda beberapa kali,” kata Slamet lirih.

Siswoyo, ketua RT setempat, memastikan bahwa pernika­han keduanya murni dida­sari cinta dan kasih sayang. Bukan karena harta benda. ”Harta tidak ada. Kecuali ru­mah ini,” ucapnya.

Rumah kecil berlantai semen itu memang milik Rohaya. Dia membelinya dari seorang kerabat. Hingga sekarang ma­sih menyisakan utang pem­belian sebanyak Rp 500 ribu.

Bahkan, lanjut Siswoyo, untuk biaya ijab kabul saja, pasangan tersebut tak punya. Semua ditanggung secara bersama-sama (urunan) oleh aparat desa dan warga setempat yang bersimpati. Namun, khusus mahar Rp 200 ribu langsung dari Slamet sen­diri.

Pernikahan keduanya ber­langsung di rumah Siswoyo. ”Meski baru pertama kali, ijab kabul yang diucapkan Slamet sangat lancar. Hanya satu kali uji coba,” ungkapnya.

Amzal, kepala dusun setem­pat, menambahkan, sambu­tan warga luar biasa. Ratusan yang datang. ”Kalau digelar siang hari, bisa lebih ramai lagi,” ujarnya.

Pernikahan Slamet dengan Rohaya sebenarnya diren­canakan Jumat pekan lalu (30/6). Bahkan akan digelar di gedung serbaguna desa. Bukan hanya itu, pemerintah desa juga berencana mengun­dang unsur muspika.

”Namun, rencana dibatalkan karena ada salah satu pihak keluarga yang meminta jangan dibuat ramai. Takut heboh,” kata Cik Ani, kepala Desa Ka­rang Endah.

Menurut Cik Ani, penentan­gan dari keluarga Rohaya itu semata didasari usia mereka yang terpaut sangat jauh. Namun, keduanya mengelu­arkan ancaman: akan bunuh diri jika tak dinikahkan. ”Mau minum racun rumput kalau tak dinikahkan,” imbuhnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan