”Akan lebih baik lagi, pelajar menggunakan sepeda ke sekolah,” sambungnya.
Terkait kemungkin terjadi resistensi dari para sopir kepada sopir taksi online, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo meminta para sopir transportasi online tidak beroperasi.
”Kita minta taksi online jangan ada yang beroperasi (sementara, Red),” tegas Hendro, kemarin (8/3).
Hendro mengaku, hal itu dilakukan sebagai antisipasi tidak terjadinya masalah di jalanan. Kendati begitu pihaknya sudah menyiapkan lima kompi pasukan yang disebar di beberapa titik di Kota Bandung. ”Kalau beroperasi sama saja cari masalah,” ujarnya.
Baca Juga:Jalur Cirebon-Bandung Sudah Bisa DilaluiBanjir Bandung Makin Meluas
Dia juga mengimbau, seluruh orang tua agar mengantarkan anak-anaknya ke sekolah. ”Kalau bisa (orangtua) besok antar anaknya ke sekolah,” ungkapnya.
Kendati begitu, lanjutnya, kepolisian, TNI dan Pemkot Bandung sudah menyiapkan 150 Armada sebagai alat transportasi pengganti angkot yang akan menggelar aksi demo di Gedung Sate. ”Kita sudah siapkan 150 Armada. Mereka sudah stand by sejak pukul lima pagi,” ujarnya. (zeldy-job/bbs/rie)
