H. Cucun Syamsurijal Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

H. Cucun Syamsurijal Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan
FOTO-FOTO: YULLI S YULIANTI
SINERGIS: Anggota MPR RI Fraksi PKB H. Cucun Ahmad Syamsurijal (tengah) bersama dengan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi PKB H. Asep Samsudin (kanan) dan Kapolsek Cimaung IPTU Joko P. SH, usai kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan.
0 Komentar

”Dengan adanya sosialisasi dari anggota DPR tentang Empat Pilar Kebangsaan ini, minimal kepada kader-kader partainya bisa menyampaikan di tingkat daerah. Apalagi, PKB ini anggotanya semua para ustad yang biasa ceramah di depan masyarakat, karena mereka punya konsituen juga punya pasukan. Makanya, rekan-rekan saya di Jakarta sangat mengapresiasi, karena PKB punya satu fasilitas media dakwah,” tuturnya.

H.Cucun menjelaskan, ketika pihaknya menyampaikan bahwa konsep kehidupan berbangsa bernegara itu yaitu Pancasila, NKRI, UU 1945 dan Bhineka Tunggal Ika, harus menjadi satu modal masyarakat dalam tatanan berbangsa. ”Hal ini akan sampai ke masyarakat, karena kader PKB kebanyakannya para ustad dan kiayi,” jelas Cucun yang sekaligus sebagai ketua DPC PKB Kabupaten Bandung.

Setelah kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, para kader PKB melaksanakan kegiatan Pendidikan Kader Pertama PKB se Dapil 7 Kabupaten Bandung.

Baca Juga:Diduga Terjerat Aliran Sesat, Nenek Yetty Tinggalkan RumahCreative Center Diresmikan Mei

Dirinya mengungkapkan, saat ini, pihaknya sekaligus mengadakan PKP. Karena para peserta kebanyakan internal PKB. ”Sehingga ia juga harus menyampaikan bahwa mereka sebagai kader PKB harus memahami betul tentang PKB, bagaimana tentang ruh jiwa perjuangan PKB dari berdirinya PKB, siapa yang mendirikan, dan prinsip-prinsip PKB,” paparnya.

Sementara itu, Kapolsek Cimaung Iptu Joko P. SH sangat mengapresiasi kegiatan Sosialisasi Empat Pilar kebangsaan ini.

Sebab dengan dilaksanakan sosialisasi ini, katanya, bisa mengajak para kader dan seluruh lapisan masyarakat untuk memahami, menjalankan serta mengamalkan segala yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945. Selain itu, dengan adanya perbedaan suku bangsa budaya jangan sampai menjadi perbedaan demi keutuhan NKRI

”Kami mengimbau dan mengajak untuk menumbuhkan rasa nasionalisme demi keutuhan NKRI yang mana kita kitahui bahwa di sekolah-sekolah sekarang untuk pelajaran tentang pemahaman pancasila sangat berkurang. Yang perlu digaris bawahi bahwa kegiatan yang dilaksanakan tersebut demi keutuhan negara kesatuan republik indonesia (NKRI) harga mati,” pungkasnya. (adv/yul/fik)

0 Komentar