Meski demikian, dia meyakini harga cabai akan segera turun. Kenaikan kemarin terjadi karena libur Natal dan Tahun Baru yang membuat banyak pedagang tutup sehingga pasokan terhambat. ”Ini (lonjakan harga) tidak akan lama. Di akhir Februari turun. Cabai masih banyak,” ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan juga menegaskan, pasokan cabai rawit di Jawa Barat masih tergolong aman. Apalagi Jawa Barat menjadi salah satu daerah pemasok cabai untuk daerah lain. ”Pasokan (cabai) aman-aman saja. Ada ekspor, ada yang dikirim me provinsi lain. Ketika dimasifkan (secara nasional) memang kurang tapi Jabar cukup,” kata Heryawan usai menanam bibit cabai bersama kelompok tani di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Gubernur menyebutkan, Pemprov Jabar tengah mengupayakan gerakan menanam cabai kepada masyarakat. Agar warga bisa memanfaatkan lahan rumanhnya untuk menanam cabai guna kebutuhan rumah tangga. Hal tersebut dinilainya dapat menekan harga cabai yang kerap mengalami lonjakan.
Baca Juga:PB PON Tak Ubah Klasemen Akhir PON XIX/2016Target Suzuki Dekati Honda
Selain itu, Gubernur juga mensorong petani untuk memepebanyak area tanam serta memilih bibit cabai dan bertanam dengam cara yang berkualitas. Sehingga ketika cuaca buruk bisa bertahan.
Pemprov pun berencana akan memberikan bibit cabai kepada masyarakat Jawa Barat. hal ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang agar tidak terjadi lonjakan tinggi atas harga cabai. (yan/rie)
