Sejumlah Pegawai Tidak Kenakan Atribut

Sejumlah Pegawai Tidak Kenakan Atribut
HENDRIK KAPARYADI/BANDUNG EKSPRES
SIDAK : Sekda Kabupaten Bandung Barat Maman S Sunjaya (kiri) saat sidak ke tempat pelayanan administrasi kependudukan, kemarin (9/1).
0 Komentar

bandungekspres.oid, NGAMPRAH – Sekretaris Daerah Bandung Barat Maman S. Sunjaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah dinas, kemarin (9/1). Hal tersebut dilakukan guna mengetahui kesiapan sarana prasarana serta pelayanan kepada masyarakat pasca terbentuknya Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru.

Berdasarkan pantauan, pertama kali Maman meninjau langsung pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk mengetahui pelayanan administrasi kependudukan (adminduk). Selanjutnya, pemantauan dilakukan ke Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah untuk mengetahui pelayanan pajak. Terakhir pemantauan dilakukan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta Dinas Perumahan dan Pemukiman.

Menurut Maman, pasca dibentuknya SOTK, pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar dan tidak berpengaruh. Karena, pelayanan kepada masyarakat menjadi hal utama. ”Setelah kami lihat langsung, seperti pelayanan e-KTP dan pelayanan pajak berjalan lancar dan tidak terpengaruh oleh perubahan struktur organisasi,” ungkap Maman usai sidak.

Baca Juga:PKL Kosambi Masih Bertahan di JalananBI Jabar Antisipasi Pemalsuan Uang

Terkait dengan kesiapan sarana dan prasarana untuk SOTK baru, kata Maman, sudah mencukupi dan memang tidak ada perubahan yang signifikan. Ia mencontohkan, seperti Dinas Pekerjaan Umum ruangannya masih cukup dan tidak mengganggu perkantoran lainnya. Begitu juga di beberapa dinas lainnya.

”Penggunaan gedung diberlakukan sistem pertukaran, seperti personel dan ruanganya pada Dinas PU dengan Dinas Perumahan dan Pemukiman, itu hanya ditukar saja,” ungkapnya.

Sementara, lanjut Maman, sarana dan prasarana yang ada di Gedung Setda Bandung Barat masih kekurangan. Sebab, di Setda ada tambahan tiga bagian. Yakni, Bagian Perlengkapan, Bagian Korpri, dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.

”Asalnya ada 9 bagian, sekarang menjadi 12 bagian. Makanya kekurangan ruangan dan itu langsung kami benahi,” terangnya.

Selain sarana prasarana, kata Maman, pihaknya juga saat ini tengah disibukan dengan jumlah personil untuk mengisi jabatan di sejumlah dinas baru. Terutama pejabat setingkat eselon IV A ke eselon IIIB atau mempersiapkan para pejabat setingkat kepala bidang. ”Tahapannya, akan diusulan dari masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Pada Kamis (12/1) pekan ini, memasuki tahapan wawancara dari calon,” ujarnya.

Disela-sela sidak, Maman juga menegur sejumlah pejabat yang terbukti tidak mengenakan atribut kepegawaian sesuai tugas dan jabatannya. Seperti, tanda pangkat, papan nama dan korp. Maman meminta kepada seluruh pegawai agar melengkapi atribut kepegawaiannya, agar masyarakat mengetahui nama dan jabatan pegawai yang bersangkutan.

0 Komentar